Lurah Kenari “Ojoh” Warga Menyebut si Marsha and The Bear

Jakarta, sketsindonews – Lurah Kenari Kecamatan Senen “Ojoh” kerap disebut si “Marsha and The Bear” oleh warga Kenari karena kebiasaan unik saat berkunjung di sudut gang lingkungan.

“Dia, Lurah Ojoh Juhariah bukan hanya dekat dengan warga melainkan “geboy” dalam penampilan untuk bercengkrama kaitan dengan persoalan warganya”, ucap Sonya (40) warga Kenari, Senin (17/02/20).

Kerap keliling lingkungan hingga larut malam terus dilakukan bila di undang walau hanya via whatshaap warga mengutarakan hal persoalan sekaligus problematika posko pemantau banjir, kantibmas dan layanan publik.

Puji Sonya, menurutnya panggilan Marsha karena dia identik gaya penampilan yang tak biasanya dengan cara tampil di publik dengan atribute seperti Marsha and The Bear dalam film cartoon, seperti memakai sepatu Boot, Janggel, dan pakaian model warna yang unik.

Sementara Lurah Ojoh sosok pamong perempuan satu – satunya di Kecamatan Senen saat ditanya sketsindonews mengakui, panggilan itu bagi dirinya menjadikan semakin akrab karena warga lebih suka memakai istilah nama panggilan Marsha hingga hampir seluruh warganya menyapa panggilan itu.

“Entah apa hingga menjadi handy cap dalam sapaan, justru secara pribadi menjadikan semangat untuk dirinya melakukan interaksi kepada warga dalam mendekatakan diri tanpa jarak antara ASN dan warga,” ujarnya.

“Warga buat kami menjadi sangat penting untuk lebih terbuka dengan cara bagaimana berkomunikasi selain bisa menjadi teman dalam membangun partisipasi publik dalam menciptakan iklim pembangunan partisipatif Dan kolaboratif,” tutup Ojoh.

(Nanorame)