Home / Berita / MA dan KY Diminta Pantau Kasus Ijazah Palsu STT Setia
(Kiri-kanan) Kuasa hukum pelapor, Sabar Ompo Sunggu; Ketua Barisan Merah Putih, Willem Frans Ansyanay, S.H; Perwakilan Korban, Yustimor. (dok. sketsindonews.com)

MA dan KY Diminta Pantau Kasus Ijazah Palsu STT Setia

Jakarta, sketsindonews – Saksi Pelapor kasus Ijazah Palsu Sekolah Tinggi Teologia Injili Arastamar (STT Setia), Willem Frans Ansyanay meminta Komisi Kejaksaan, Mahkamah Agung, dan Komisi Yudisial untuk memantau jalannya sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

“Untuk memastikan bahwa kasus ini benar-benar berjalan dengan semestinya, Maka kita telah melaporkan ke Komisi Kejaksaan, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (19/3).

Dia juga meminta agar semua pihak tidak mencoba mengalihkan kasus tersebut ke hal-hal lain, karena yang diperkarakan hanya pada penyelenggaraan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) tidak mempermasalahkan STT Setia secara keseluruhan.

“Yang bermasalah hanya Program Guru Sekolah Dasar (PGSD) sementara untuk dua program Teologi dan PAK tidak ada masalah,” terang Frans.

Frans juga mengungkapkan kejanggalan dalam penerbitan Ijazah PGSD, dimana tertulis atas Keputusan Menteri Agama RI. No. 180 Tahun 1997.

“Kita ketahui bahwa Domain PGSD itu berada di Kemenristekdikti bukan di Kementerian Agama dan SK Menteri Agama 180 Tahun 1997 adalah untuk penyelenggaraan pendidikan teologia dan pendidikan agama kristen (PAK) dan ujian negara,” terangnya.

” ‘Dugaan kami’ Ada modus dibalik itu yang menyebabkan para terdakwa berani cantolkan PGSD pada izin prodi lain di STT Setia dengan menggunakan izin SK Menteri Agama yang bukan diperuntukan bagi PGSD,” ujarnya.

(Eky)

https://www.downloadnulled.pw/

Check Also

Menulis Berita?, Perhatikan Hal Berikut

sketsindonews – Berita adalah sebuah informasi yang berasal dari kejadian yang benar-benar terjadi. Kejadian yang …

Watch Dragon ball super