Back

Media Terpercaya

Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa Penipuan dan Penggelapan

Jakarta, sketsindonews – Ketua majelis hakim Agung Suhendro akhirnya membebaskan Terdakwa Suradi Gunadi dari tahanan. Sebab majelis hakim menyebut perbuatan Suradi merupakan perdata bukan pidana, karena adanya pembayaran.

“Ada perbuatan tetapi bukan pidana, karena ada pembayaran,” ucap Agung Suhendro dalam persidangan di PN Jakpus, Kamis (20/02/20) sore

Atas putusan itu JPU Tolhas maupun kuasa hukum Suradi menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis tersebut.

Sebelumnya Jaksa Tolhas menuntut pria asal Kota Surabaya itu selama 3 tahun 6 bulan penjara.

“Menuntut pidana kepada terdakwa Suradi Gunadi, selama 3 tahun 6 bulan penjara karna telah melakukan tidak pidana pengelapan sebagaimana diatur dalam pasal 372 KUHP,” kata Tolhas saat membacakan surat tuntutannya, Senin 10 Februari 2020 lalu.

Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Tolhas B Hutagalung, Suradi dijerat dengan sangkaan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan serta penggelapan.

Dalam persidangan terungkap, bahwa jual beli proyektor yang dilakukan oleh terdakwa Suradi Gunadi dan PT Global Mandiri Teknologi dimulai sejak tahun 2012 sampai 2017.

“Dan terdakwa Suradi melakukan pembayaran diluar waktu kesepakatan dan tidak ada keterangan saat ditagih untuk melakukan pembayaran, serta mengulur-nguluk waktu terus,” ungkap Tolhas.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.