Back

Media Terpercaya

MAKI Gugat Praperadilan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin

Jakarta, sketsindonews – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), yang dikomandoi oleh Boyamin Saiman berencana akan menggugat Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin terkait penanganan perkara dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima sketsindonews.com, Rabu (05/02/20) sore. MAKI, berencana akan menyambangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (06/02/20) untuk mendaftarkan gugatan praperadilan terhadap Jaksa Agung karena tidak menerapkan pasal pencucian uang kapada tersangka pembobolan uang Jiwasraya yang sementara ini baru dijerat dengan pasal korupsi.

Gugatan ini didasari Laporan MAKI pada 15 Oktober 2018 adalah terdiri dua pasal: dugaan korupsi dan dugaan pencucian uang.

“Dua minggu yang lalu aku sudah minta Kejagung untuk menerapkan pasal pencucian uang sebagaimana laporanku itu, namun hingga hari ini nyatanya Kejagung belum tetapkan pasal pencucian uang terhadap tersangka korupsi Jiwasraya khususnya kepada Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat selaku yang diduga menikmati uang dari Jiwasraya,” kata Boyamin

Ditambahkannya “praperadilan ini juga dalam rangka memenuhi janjiku bahwa bulan pebruari 2020 akan mengajukan gugatan praperadilan apabila Kejagung belum menetapkan tersangka perkara dugaan pembobolan Jiwasraya dan nyatanya Kejagung baru menetapkan Tersangka Korupsi dan belum dijerat pasal TPPU. Dengan belum dijerat pasal TPPU maka langkah Kejagung belum lengkap memenuhi laporanku,” imbuhnya.

Alasan Boyamin pengenaan TPPU ini sangat penting untuk mengembalikan kerugian negara dan kerugian nasabah pembayar premi di Jiwasraya dan agar semata mata bukan hanya memenjarakan pelaku tanpa membela korban suatu kejahatan korupsi.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.