Back

Media Terpercaya

Mana Lebih Urgensi Penghapusan LPS Kali Sentiong Atau PKL Jiung di Biarkan

Jakarta, sketsindonews – Lahan Pembuangan Sampah (LPS) Jalan Kemayoran Gempol (Jiung) rencananya akan ditutup pihak pemerintah Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran untuk tak lagi menjadi LPS yang meliputi 3 RW (04,05 dan 06).

Sebagian warga menyatakan bahwa isu penutupan tersebut sudah kesekian kalinya, namun Kaki Lima kawasan Jiung tak juga ditertibkan sejak lama dan akut tak bisa di hapus sejak 30 tahun lamanya bercokol.

“Pilihan penutupan LPS sama saja hanya pengalihan isu terlebih sampah PKL menjadi kontribusi terbesar sumbang sampah di pinggiran Kali Sentiong,” ujar Budi (32) warga Kebon Kosong, Senin (03/02/20).

Dalam pertemuan warga dengan dihadiri langsung oleh Lurah Suparjo bersama isteri, Kasatpel Kebersihan Kecamatan Kemayoran Wahyu membahas konsep penataan tekhnis penjemputan sampah oleh warga dengan sistem jali – jali dengan waktu dan titik penjemputan Mobil akan berada dititik beberapa ruas jalan.

Katanya LPS itu akan dijaga selain dibuat posko pantau tenda mulai 31 Januari 2020, tapi dalam pantauan sketsindonews posko itu tertutup oleh ekspansi PKL hingga mencapai 3 lapis penuhi badan termasuk Kantor palayanan RW 05 tertutup jalan hingga sulit terlewati.

Menurut Aktivis Lingkungan Joko Sardjono menyatakan, awalnya penghapusan LPS ini karena pertimbangan aspek bagaimana kawasan pinggiran kali warga untuk tidak menjadi tempat pembuangan sampah dengan pembagian zonasi yang sudah disepakati termasuk pemanfaatan LPS Terpadu milik Sudin LH di Jalan Dakota.

“Bila bicara apakah itu lebih krusial penghapusan LPS bisa menjadi urgensi, namun perlu kita sadari kawasan ini juga rusak oleh sistem PKL selama ini seperti dilegalkan pihak pemerintah yang nota bene kontribusi sampah banyak dari lingkup ini,” ucap Joko.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.