Home / Artikel / Mantan Narapidana M. Taufik Dalam Sidang Majelis Bawaslu DKI  Menerima Ikut Pemilu

Mantan Narapidana M. Taufik Dalam Sidang Majelis Bawaslu DKI  Menerima Ikut Pemilu

Jakarta, sketsindonews – Dalam sidang amar putusan sengketa penyelesaian pemilu terhadap Katua Partai Gerindra DKI Jakarta m Taufik  matan narapidana akhirnya majelis sidang di pimpin Puadi dengan anggota sidang M Jufri (Ketua Bawaslu DKI), Burhanudin, Mahyudin , Siti Rachman dalam pembacaan selama durasi 1 jam akhirnya menerima si pemohon (Partai Gerindra) atas termohon (KPU DKI).

Dalam majelis sidang isi hasil putusan yang di bacakan secara bergantian oleh para anggota majelis sebelumnya sudah diprediksikan M. Taufik selaku pemohon diterima oleh Bawaslu DKI untuk KPU meneruskan hasil amar putusan.

Dalam bacaan putusan banyak dipersoalkan persoalan perundangan hukum, norma hukum serta peraturan yang lebih tinggi menjadi tolok ukur putusan akhir yang di bacakan para anggota majelis. (31/8)

Slaah satunya, dalam bacaan, atas azas pembentukan peraturan perundangan yang baik harus berdasasrkan azas filosofis, yuridis, sosiologis serta  materi terminologi yang terkandung berdasarkan azas dan tujuan yang jelas dalam menjunjung keadilan hukum sehingga tidak banyak interperestasi hukum.

Dalam putusan akhir sebanyak 43 poin sidang majelis atas dasar UU No. 7 pemilu Tahun 2017 dan UU Bawaslu selaku penyelesaian sengekta pemilu dinyatakan bawaslu bukan menghilangkan pemohon atau temohon menghilangkan haknya dalam pelaksanaan pemilu, ujar Puadi Ketua Majelis Adjudikasi sengketa.pemilu.

Dalam pertimbangan inkaso sengketa aquo M. Taufik selaku pemohon maka bawaslu hasil pertimbangan dalam keputusan secara komultaif telah terbuka mengakui secara terbuka pemohon meruoakan mantan narapidana sudah di ikuti dalam tahapan sesuai Keputusan KPU.

Terhadap peraturan KPU dalam pasal – pasal itu sangat bertentangan dengan keputusan MK UU No. 40 Tentang Korupsi dalam putusan mantan narapidana dalam syarat – syarat yang sudah di tengukan dalam dalil pemohon sudah memenuhi syarat untuk mengikuti haknnya dalam ikut proses politik ikut dalam mengikuti menjadi anggota legislatif

Bardasaakan UU No 7 Tahun 2017.Tentang Pemilu, UU No 12 Bdan Pengawas Pemilu, No,18 Tahun tentang pembuatan UU serta perubahan atas perubahan peraturan sengketa pemilu, maka putusan Bawaslu DKI dalam sidang majelis memutuskan, pertama, “menerima” pemohon untuk seluruhnya, kedua, “menyatakan bakal calon DPRD DKI Dapil 3 No urut 1 dari partai Gerindra M. Taufik memenuhi syarat vetifikasi, keabsahan dokumen oleh KPU DKI Jakarta”.

“Ketiga”,  memerintahkan KPU DKI untuk melaksanakan putusan ini untuk di tindak lanjuti, dalam bacaan putusan oleh Ketua Majelis Puadi.

Sementara Komisoner KPU selaku termohon yang di wakilkan Nurdin menyatakan, atas keputusan majelis sidang pihaknya akan melakukan laporan secara rapat dengan internal KPU DKI atas putusan ini, tukasnya.

Pihaknya KPU DKI dalam putusan mengambil pertimbangan ininkan kolektif terstruktur sehingga harus di laporkan dahulu dalam mengambil langkah – langkah atas putusan hasil adjudikasi M. Taufik, ucap Nurdin.

repoter : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super