Home / Artikel / Marak Bangunan Melanggar IMB, Eksekusi Terkendala Tekhnis

Marak Bangunan Melanggar IMB, Eksekusi Terkendala Tekhnis

Jakarta, sketsindonews – Maraknya bangunan tanpa IMB oleh pelanggar aturan oleh warga terus dilakukan, sementara penertiban pembongkaran yang dilakukan Sudin Citata (Cipta Karya Tata Ruang Pertanahan) dan Satpol PP sebagai eksekutor hingga saat tak maksimal dalam mrlakukan eksekusi.

Apa pasalnya, warga pelanggar aturan sepertinya tidak ingin di bongkar secara utuh, sehingga ini terkesan hanya main – main. Sementara Satpol PP selaku eksekutor terkendala tekhnis sebagai alasan klasik sejak mata anggaran pembongkara ada di Satpol PP.

Apalagi Satpol PP ada target pertahun harus bisa bongkar 50 unit bangunan melanggar aturan sesuai usulan rekomtek (Rekomendasi Tekhnik) dan URB (Usulan Rekomendasi Bongkar).

Mungkin Satpol PP hanya kejar terget apa adanya, ujar Gus Rachman.

“Sehingga kebutuhan pembongkaran dari struktur objek hanya di jadikan kawajiban sudah di laksanakan sebagai tanda sudah dilkaukan,” tandasnya.

Hari ini kembali bangunan yang terletak dibilangan Cempaka Wangi II, RT 06/09 No: 12, Harapan Mulia, Kemayoran, dibongkar oleh pekerja non tekhnis (tenaga bongkar) dengan alat manual.(19/7)

Kasatpel Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Kecamatan Kemayoran, M Reza mengatakan, bangunan tersebut dibongkar lantaran tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Reza menambahkan, sebelum dibongkar Satpol PP, pihaknya sudah mengingatkan kepada pemilik bangunan mulai dari Surat Peringatan (SP) dan penyegelan bangunan. Namun pemilik tetap membandel.

Soal rekomtek, lanjut Reza sudah ada dua bangunan yang menjadi target dibongkar Satpol PP diantaranya pembangunan Jalan Cempaka Wangi II yang saat ini sedang dibongkar dan satu lagi di Jalan Howitzer Sumur Batu.

“Rata-rata pembangunan diwilayah Kecamatan Kemayoran melebihi ketinggian lantai dan melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB)”.

Tugas kita hanya mengawasi pembangunan dan mengusulkan bongkar. Sedangkan. Sedangkan untuk pengurusan IMB ada di PTSP,” terang Reza.

Sementara, Kepala PTSP Kecamatan Kemayoran, Asep Zaelani mengatakan, sebelumnya pemilik sempat mengurus permohonan IMB, karena lokasi pembangunan tersebut terkena rencana jalan, pungkasnya.

reporter : inong

Check Also

Tukang Sapu Tuprok Jadi Anggota Dewan Kota, Siapa Dia…

Jakarta, sketsindonews – Garis hidup serta bagaimana mendapatkan pengakuan publik bukan perkara mudah, apalagi terkait …

Watch Dragon ball super