Home / Artikel / Maskapai Lion Air Tipu Penumpang Delay Tanpa Kepastian Terbang

Maskapai Lion Air Tipu Penumpang Delay Tanpa Kepastian Terbang

Jakarta, sketsindonews – Kembali terjadi maskapai penerbangan Lion Air tujuan Jakarta – Denpasar membuat kesal dan marah para penumpang atas delay yang dilakukan tak menentu kepastian terbang.

Pesawat JT 0010 tujuan Denpasar yang seharusnya berangkat pukul 20.45 dari CGK – DPS delay sebagai alasan pelayanan sedikit terganggu.

Bukan hanya sekedar delay yang membuat kami sakit hati dan marah. Tapi saat kami sudah di pintu pesawat, ternyata pesawat penuh.

Sekitar 25 penumpang lebih tidak dapat tempat duduk yang seharusnya itu adalah merupakan hak kami, ujar Koent (60) dengan penuh emosi. (25/12)

Ada 2 anak bayi, 1 manula WNI yang sedang sakit, 1 Manula WNA, penumpang lokal & sekitar 7 orang penumpang WNA.

Saat kami konfirmasi kata Koent, pihak Lion berkata, tenang Ibu akan ada pesawat selanjutnya, ibu akan dipindahkan ke pesawat tersebut (sambil menunjukkan bukti percakapan tim mereka).

Lalu kami digiring untuk menaiki Bus kembali yang katanya langsung menuju pesawat.

Lagi – lagi kami ditipu oleh management tapi semua itu tipu daya mereka, geram Koent.

Malah kami diturunkan dipintu masuk kembali keterminal 1. apa – apaan ini tidak ada pesawat lagi selanjutnya. Ternyata itu pesawat terakhir take off dalam penerbangan Lion Air, alasan itu sengaja menipu agar kami para penumpang agar bisa keluar dari pesawat tersebut.

Tambah Koent, ternyata tidak sampai situ saja, semua penumpang sudah naik pitam. Kami meminta manager yang langsung turun tangan, tapi nyatanya hanya staff – staff yang cuma bisa bilang: Mohon tunggu saja. Akhirnya terjadi keributan ricuh  di Customer Service LA dan adu mulut dengan para penumpang

Apa yang terjadi, mereka mengakali
Mereka (Lion Air) mencoba menyiapkan tempat menginap dan akan dialihkan ke pesawat paling pagi. Itupun setelah lamanya proses percakapan para penumpang.

Kami menolak karena saya tidak mau tertipu lagi dengan cara Lion Air, saya meminta refund & uang kerugian sesuai UU karena delay lebih dari 3 jam uang nominal Rp 300.000 mereka menyetujui.

Tapi saat saya infokan ini kepada penumpang lain mereka berkata hanya Rp 150.000. Dan saya langsung kembali menguak kebohongan mereka lagi. Akhirnya beberapa penumpang juga dapat refund Rp 300.000,- sesuai dengan UU.

Konspirasi serta pengakalan kebohongan dari pelayanan management menjadikan kami sangat miris, artinya dibalik kursi para penumpang Lion Air telah melakukan kebohongan publik sebagai maskapai penerbangan yang tak layak dalam pemenuhan bagi costumer penerbangan, tutup Koent.

reporter : nanorame

 

 

Check Also

Ingub No.10 Tahun 2016 Percepatan Johar Baru Hanya Menguntungkan Pihak Ketiga

Jakarta, sketsindonews – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus politisi partai Hanura Veri Yonevil saat menyinggung …

Watch Dragon ball super