Back

Media Terpercaya

Menkopulkuham Mahfud MD: Ada Satu Komando Perintahkan 6 Laskar Hadang Aparat

Jakarta, sketsindonews – Kasus tewasnya 6 laskar FPI (Front Pembela Islam) di Tol Karawang bentrok aparat Kepolisian telah diketahui dalam laporan bahwa insiden itu terjadi karena ada penggiringan oleh satu komando untuk memancing aparat. Hal tersebut disampaikan Menkopolhukam, Mahfud MD dalam siaran pers terkait kasus pelimpahan berkas di Kejaksaan, Jumat (15/1/21).

“Atas kepemilkan senjata rakitan serta senjata tajam dalam kasus ini sudah menjadi pelanggaran UU serta merta upaya untuk memancing aparat dalam rekaman perintah untuk mengajak berputar – putar bahkan untuk perintah menabrak, memepet mobil polisi dari satu komando seseorang telah menjadi jelas untuk nantinya kita buka secara terang menderang kepada publik,” terang Mahfud.

Hasil rekomendasi Komnas HAM kepada Presiden Jokowi telah diterima serta meminta untuk ditindak lanjuti seiring ada kelompok sipil bersenjata terjadi bentrok hingga terjadi tewasnya 6 laskar FPI untuk segera diproses kepengadilan demi keadilan hukum.

Sementar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik menyatakan, bahwa sinyalemen beredar bahwa pihak aparat melakukan pelanggaran berat HAM terhadap tewasnya 6 laskar FPI dalam bentrok pihaknya dalam penyisiran Komnas tidak menemukan itu dalam penyidikan Komnas, ungkapnya.

“Kami sudah serahkan berkas ini kepada pemerintah untuk nantinya menjadi rekomendasi penanganan kasus oleh pihak penegak hukum di pengadilan,” tutup Damanik.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.