Back

Media Terpercaya

Mensos Tinjau Langsung Warga Terdampak Covid-19, Warga Paseban Prioritaskan Penerima Bansos

Jakarta, sketsindonews – Bantuan Sosial Presiden berjumlah 2541 pcs sembako di Kelurahan Paseban telah dibagikan sebanyak 8 RW sesuai jumlah warga terdampak wabah Covid-19.

Menurut Ketua RW 07 Kelurahan Paseban Tarmijih mengukapkan, bansos presiden RI untuk kali ini menerima sejumlah 339 pcs sembako yang mendapat dari total jumlah 700 KK.

“Secara total warga untuk pemerataan warga terkena dampak covid – 19 pihaknya meminta RT – RT juga untuk inovatif serta memilah dalam lakukan distribusi secara kelayakan warga lingkungan skala prioritas,” tukasnya, Sabtu (2/5/20).

Distribusi dari pihak pemda DKI Jakarta sejumlah 506 KK sudah langsung diterima warga dengan pembagian dari unsur Karang Taruna untuk membagikan setiap rumah.

Sementara usulan baru dari data para RT sebanyak 350 KK untuk nantinya bisa mendapatkan usulan agar sembako bisa lebih merata dalam tahap II.

“Keseimbangan dalam daftar jumlah KK jika dikalkulasi seimbang sesuai dari warga berhak menerima bansos dan paket dari pemda DKI Jakarta,” paparnya.

Sementara Anggota Dewan Kota Jakarta Pusat Sanusi mengatakan, program bansos juga di tinjau langsung oleh Menteri Sosial Juliari Batubara untuk melihat sejauh mana bansos Presiden bisa dimanfaatkan serta sampai pada Tingkat warga secara langsung diterima.

Dirinya meminta peran RW – RT untuk inovatif dalam menggali informasi kelayakan warga untuk mendapatkan hak bantuan lebih prioritas, terlebih kawasan RW 07 juga ada sebagian warga mapan elite.

“Harpannya dengan bansos ini warga bisa menggunakan lebih bermanfaat dalam mendukung PSBB atau social distancing sesuai himbauan pemerintah,” ucapnya.

“Jadi kalo mereka (warga elite) tak mau terima itu menjadi harapan kami sehingga RT- RT bisa lakukan pendataan serta memprioritas kan warga benar tekena dampak, seperti ; pekerja yang dirumahkan atau penyaluran melalui Masjid di sekitar wilayah,” terang Sanusi.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.