Home / Artikel / Menteri Susi Didemo Nelayan, Cabut Larangan Sistem Cantrang

Menteri Susi Didemo Nelayan, Cabut Larangan Sistem Cantrang

Jakarta, sketsindonews – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti oleh Kelompok Aliansi Nelayan Indonesia di protes terkait kebijakan para nelayan dalam melaut mencari ikan dengan menggunakan sistem “Cantrang” yang tertuang dalam.peraturan Menteri.

Mereka turun kejalan menyampaikan aspirasi dan ribuan nelayan dari berbagai daerah berkumpul dan bergantian melakukan orasi yang di sampaikan oleh perwakilan nelayan.

Dalam keterangan kepada wartawan Bambang dari Front Nelayan Bersatu mengatakan kami hanya ingin Permen ( Peraturan Menteri ) yang mengatur Tentang Pelarangan Cantrang di cabut itu saja.(11/7)

Sebab banyak dari kami yang tidak bisa melaut, salah satu orator Nelayan Teriak “Susi mengatakan cantrang itu merusak padahal mana merusaknya, ujar Bambang.  “Yang di sambut kata “Betul” oleh ribuan nnelayan perserta demonstrasi .

Sementara Russia Samawa dari Sumbawa NTB mengatakan, bila hal ini tidak di tanggapi , kami menjamin akan ada aksi yang lebih besar lagi dan kita sanggup mendatangkan lebih dari satu juta nelayan kami datang dari Tegal , Rembang , Juana, Brebes , Batang , Indramayu , Madura , Probolinggo , Cirebon.

Kami berharap presiden Jokowi dan Mentri Kelautan dapat meninjau kembali akan pelarangan cantrang tersebut.

Mentri kelautan harus di periksa oleh Bareskrim. Pungkas  koordinator umum saat Aksi .

Pada suatu kesempatan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Padahal sudah buka suara soal Permen Kelautan dan Perikanan No 2/2015 tentang Pelarangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Trawl dan Seine Nets ini .

Kepada wartawan media online Susi menyatakan cantrang menyebabkan konflik antarnelayan dan mengancam populasi ikan.

Menurut Susi  “Nelayan pemilik kapal cantrang besar itu bukan nelayan lagi, tapi saudagar kapal besar. Mereka juga bilang punya alat tangkap pulsar dan gill net.

Jadi sebetulnya dilarang cantrang itu bukan habis tutup dunia, karena ada alat tangkap lain yang bisa mereka pakai,” kata Menteri Susi di Hotel Padma, Kuta, Bali,beberapa waktu yang lalu .

Susi menambahkan kementerian yang dipimpinnya khusus melayani izin kapal berukuran 30 GT ke atas dengan data 8.000-10.000 unit kapal di seluruh Indonesia. Sehingga klaim 15 juta menganggur karena larangan cantrang adalah fiksi belaka .

redaksi

 

 

Check Also

Ingin Sederhanakan Bahasa Daerah, Anang Sebut Mendikbud ‘Offside’

Jakarta, sketsindonews – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berencana menyederhanakan bahasa daerah. Alasannya untuk memudahkan komunikasi. …

Watch Dragon ball super