Home / Berita / Menulis Berita?, Perhatikan Hal Berikut

Menulis Berita?, Perhatikan Hal Berikut

sketsindonews – Berita adalah sebuah informasi yang berasal dari kejadian yang benar-benar terjadi. Kejadian yang terjadi tidak bisa diprediksi kemunculannya.

Segala sesuatu kejadian bisa menjadi berita tergantung sudut pandang apa yang diangkat. Dari sudut pandang tersebut bisa diangkat dan ditulis menjadi berita.

Penulisan berita itu sendiri bisa disebut susah-susah gampang, tidak sedikit orang yang bisa menulis sebuah naskah berita dengan baik dan benar.

Banyaknya berita bohong atau hoax yang beredar di media cetak, media online, dan media sosial semakin dipertanyakannya sumber dan penulis berita tersebut.

Apa yang sebenarnya harus diperhatikan seorang penulis berita?

Pamusuk Eneste, seorang penulis dan penyunting berita, menjelaskan bahwa seorang penulis berita harus akurat dengan data yang sesuai dan juga berkaitan dengan kejadian itu sendiri. Ia juga menambahkan bahwa seorang penulis berita juga harus mengetahui sistem penulisan “kerucut terbalik”.

Pamusuk juga menjelaskan jika sistem penulisan “kerucut terbalik” tersebut mengutamakan hal yang terpenting terlebih dahulu sehingga jika dirasa ada beberapa hal di bagain akhir yang bisa dihilangkan tidak akan merubah informasi yang disampaikan.

Pamusuk juga membeberkan jika seorang penulis juga harus menguasai ejaan dan tata bahasa, jika tidak tulisan yang ditulis pun akan tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku. Pamusuk mengatakan bahwa seorang penulis berita harus cermat dalam memperhatikan hal kecil yang bisa jadi mengakibatkan dampak buruk bagi pembaca.

Romelteamedia.com, salah satu laman yang mengupas tentang cara penulisan berita, menyebutkan selain “kerucut kebalik”, seorang penulis berita harus memperhatikan “5W1H”.

Laman tersebut menjelaskan jika secara teknis, menulis berita itu melaporkan persitiwa dengan menyusun unsur atau elemen yang terangkum dalam istilah 5W+1H yang meliputi who (Pelaku), what (Peristiwa), when (Waktu), where (Tempat), why (Tujuan/Latar Belakang), dan how (Detail Peristiwa).
Romelteamedia.com juga menjelaskan bahwa lazimnya unsur who atau what merupakan unsur terpenting sehingga dikedepankan.

Situs tersebut juga menjelaskan tidak menutup kemungkinan jika unsur when,why, where, bahkan how dianggap paling penting, maka bisa dikedepankan, namun hal tersebut tidak lazim.

Menurut Rikhza Hasan, seorang penulis berita pemula, menjelaskan bahwa seorang penulis berita itu harus melihat dan menulis semua yang terjadi dengan teliti. Rikhza juga menambahkan bahwa seorang penulis harus menulis sesuai dengan fakta agar tidak menimbulkan fakta lain yang menyimpang.

Menurut Saya, seorang penulis berita harus menulis dengan jujur karena seorang penulis berita menyampaikan informasi untuk orang banyak. Seorang penulis juga tetap harus memperhatikan ejaan dan tata bahasa yang sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Menjadi penulis berita memanglah tidak mudah, tetapi jika seorang penulis memperhatikan setiap aspek yang ia tulis akan menjadi sebuah karya jurnalistik yang indah. Tidak menutup kemungkinan semua orang bisa menulis berita.

(Wahid Rizkillah)

Check Also

Teroris ‘Aman Abdurahman’ Divonis Hukuman Mati

Jakarta, sketsindonews – Sidang agenda putusan dengan terdakwa Aman Abdurahman alias Oman Rohman alias Abu …

Watch Dragon ball super