Home / Berita / Meriahkan HUT Ke-73 RI, Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Ajak Tentara Autralia Ikuti Lomba-Lomba Tradisional

Meriahkan HUT Ke-73 RI, Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Ajak Tentara Autralia Ikuti Lomba-Lomba Tradisional

Jakarta, sketsindonews – Untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa gelar berbagai lomba yang anggota Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dan dari Delegasi Tentara Angkatan Darat Australia yang sedang melaksanakan MTT Latma Rhino Ausindo tahun 2018 di Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa. (13/8)

Sebelum pelaksanaan acara, terlebih dahulu dilakukan pembukaan acara yang dibuka oleh Wadanyonif Mekanis Raider 411/Pandawa Mayor Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, S.I.P, dan Pimpinan dari Angkatan Darat Australia yang sedang melaksanakan Latma Rhino Ausindo Major Jacob Osborne.

Dalam sambutannya Wadanyonif Mekanis Raider 411 Pandawa mengatakan “Rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota yang dengan antusias ikut meramaikan kegiatan ini. Disamping untuk memeriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI kegiatan ini juga untuk mengenalkan budaya kita kepada negara lain yang kebetulan sedang melaksanakan MTT Latma Rhino Ausindo di satuan kita. Mari kita ajak Angkatan Darat Australia untuk mengikuti perlombaan ini dan kita ajarkan permainan tradisional yang ada di negara kita” ungkap Wadanyon.

Sementara itu di sela-sela kegiatan Major Jacob Osborne mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh prajurit Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa karena sudah menyambut dengan baik dan ramah. “Kami sangat senang sekali bisa mengikuti lomba – lomba tradisional yang tidak pernah kami jumpai sebelumnya,” ujarnya.

Kegiatan yang dipandu oleh Lettu Inf Lukman Nurhuda diawali dengan senam aerobik bersama dan dilanjutkan serangkaian perlombaan diantaranya lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, lomba giring bola memakai terong, lomba bakiak dan sepak bola.

(Red)

Check Also

Anang Serukan Ubah Tata Kelola Suporter Sepakbola Indonesia

Jakarta, sketsindonews – Tewasnya suporter Jakmania Persija Haringga Sirila akibat pengeroyokan suporter Persib Bobotoh menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Belajar dari peristiwa tersebut harus ada upaya perubahan dalam pengelolaan suporter sepakbola di Indonesia.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengaku prihatin atas tewasnya suporter Jakmania saat laga Persib versus Persija, Minggu (23/9/2018), di Bandung kemarin.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan harus melakukan perubahan dalam mengelola suporter sepakbola. “Saya sangat prihatin dan berduka mendalam atas meninggalnya suporter sepakbola. Semoga ini kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang memilukan ini,” ujar Anang di Jakarta, Senin (24/8).

Anang meminta agar aparat penegak hukum dapat menegakkan hukum setegak-tegaknya kepada siapa saja yang terlibat dalam pengeroyokan yang menimpa warga Jakarta tersebut.

Penegakan hukum, kata Anang, cukup penting agar memberi efek jera bagi para pelaku. “Penegakan hukum cukup penting agar tidak terjadi peristwia serupa di kemudian hari,” imbuh Anang.

Lebih lanjut musisi asal Jember, Jawa Timur ini mengungangkapkan harus ada upaya konkret untuk melakukan perubahan dalam tata kelola suporter olahraga khususnya sepakbola di Indonesia.

“Pengelolaan suporter sepakbola harus melibatkan tiga pihak sekaligus yakni organisasi suporter, pemilik klub sepakbola dan pemerintah daerah (pemda). Koordinasi itu sifatnya bukan seremonial, tapi menyangkut pembinaan termasuk diarahkan pada hal-hal kreatif lainnya,” sebut Anang.

Anang menyebutkan jika pengelolaan suprter sepkabola berjalan profesional maka dampak turunannya akan memberi nilai positif baik bagi anggota suporter, organsiasi suporter, klub sepakbola termasuk pemerintah daerah.

“Bisa dibayangkan jumlah suporter yang banyak itu jika energinya dimanfaatkan untuk hal yang positif tentu ini akan memberi nilai tambah yang positif,” tegas Anang.

Dia menyebutkan kegiatan positif dapat diaarahkan pada kegiatan kreatif yang memiliki nilai ekonomi yang tidak kecil seperti pelatihan ekonomi kreatif bagi anggota suporter yang rata-rata berusia muda dan produktif.

“Mari kita pikirkan untuk mengarahkan mereka pada aktivitas kreatif, mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan, termasuk mendorong lahirnya kreator-kreator baru yang dikolaborasikan dengan hobi olahraganya,” harap Anang.

(Eky)

Terkait

Watch Dragon ball super