Home / Artikel / MUI Kota Serang Sikapi Surat Edaran Azan Dengan Pengeras Suara

MUI Kota Serang Sikapi Surat Edaran Azan Dengan Pengeras Suara

Serang – sketsindonews – Penolakan terhadap larangan Azan melalui speaker (pemgeras suara) atas surat edaran Kemenag menjadi bola salju. Hal ini diungkapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang menolak permintaan Kementerian Agama untuk menyosialisasikan kembali penggunaan pengeras suara di Masjid sesuai dengan surat edaran Dirjen Bimas Islam nomor B. 3940/DJ.III/HK.00.07/08/2018 tanggal 24 Agustus 2018.

Menurut Ketum MUI Kota Serang, KH. Mahmudi suara azan adalah panggilan suci Allah SWT yang sudah di ciptakan atas perntah Allah dan Nabi Muhammad SAW.

Itu dapat mengusir syaithan di dalam hati manusi, berani di kumpulkan umat islam se indonesia berapa persen yang tidak senang suara azan hanya yg hatinya kerasukan syaethan, Nabi Muhammad SAW pernah merintahkan kepada Bilal “Istanshit Yaa Bilala” Keraskan suaramu saat kamu azan wahai bilal, lalu bilal naik di atas menara agar umat dapat mendengarkan suara azan, ucap KH Mahmudi.

Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tadjudin mengatakan, terlalu kecil bagi negara untuk mengurusi persoalan volume pengeras suara dimasjid.

Itupun suara Azan hanya berdurasi 3 menit lamanya masak harus di persoalkan.

Kata Amas, lebih baik Negara lebih fokus dalam mengurusi hal-hal besar dan strategis yang akan berdampak pada rakyat banyak.

“Terlalu kecil negara cq Kementerian Agama mengurusi volume pengeras suara di masjid, banyak urusan-urusan besar dan strategis yang membutuhkan kehadiran negara untuk mengurusinya, seperti urusan kemiskinan, urusan mahalnya biaya pendidikan, urusan kesehatan, urusan pesantren yang jauh lebih penting diurus oleh Kementerian Agama ketimbang ngurusin suara speaker masjid,” kata Amas.

reporter : nanorame

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super