Home / Artikel / Mungkinkah Asset Kejahatan 7000 Trilyun Hasil Kejahatan Tersimpan di Swiss Bisa Ditarik

Mungkinkah Asset Kejahatan 7000 Trilyun Hasil Kejahatan Tersimpan di Swiss Bisa Ditarik

Jakarta, sketsindonews – Pendanaan uang segar untuk membangun Indonesia akan segera terwujud kembali bila Pemerintahan Joko Widodo bisa menarik dana segar hasil kejahatan para koruptor.

Ini terkait dengan perjanjian MLA (Mutual Legal Asistance) bilateral bilateral dengan negara didunia termasuk Negara Swiss.

Yang dulunya dibiarkan oleh rezim sebelumya sekarang dibongakar, diangkat dan ditarik ke Indonesia.

Negara Swiss adalah Negara yang menggunakan system “Tax Heaven” namun bisa ditaklukan oleh pemerintah Indonesia dengan lobi pemerintah.

Pemerintah Indonesia dan Swiss sudah mengadakan perundingan ekonomi yang saling menguntungkan. Dalam perundingan tersebut disepakati dengan melakukan “membekukan dan menyita para pelaku kejahatan, termasuk koruptor di kedua negara”.

Dalam perjanjian kesepakatan kedua pemerintah adalah mengembalikan aset pelaku kejahatan kerah putih kepada Negara Indonesia dan Negara Swiss.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan, sedikitnya ada 84 WNI memiliki rekening gendut di bank Swiss.

Nilainya mencapai kurang lebih US$ 195 miliar atau sekitar Rp 2.535 triliun (kurs Rp 13.000 per US$). Jauh di atas belanja negara dalam APBN 2016 sebesar Rp 2.095,7 triliun yang dilansir Thejakartapost.com, (6/9)

Sementara Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan, pada bulan April nanti tahap pertama negosiasi MLA akan dilaksanakan dan kami sepakat untuk mendorong agar agreement MLA itu bisa ditandatangani tahun ini, ucap Menlu Retno dalam pernyataan bersama dengan Menlu Burkhalter beberapa tahun yang lalu saat kunjungan Menlu Swiss di Kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, di Jakarta. (3 Mei 2016)

Retno menambahkan bahwa perjanjian ini sangat penting khusus nya bagi Indonesia. Sebab, dengan perjanjian ini harta dan aset para pelaku kejahatan yang dilarikan ke Swiss bisa disita untuk negara.

Bagi Indonesia kerjasama MLA sangat penting karena persetujuan itu menjadi dasar menyita, membekukan, dan mengembalikan aset para pelaku kriminal, imbuh Retno.

Retno melanjutkan, kerjasama ini juga akan menjadi sinyal bagi dunia internasional bahwa Indonesia dan Swiss memiliki komitmen kuat dalam menanggulangi kejahatan lintas negara.

Selain membahas MLA, kedua Menlu ini juga membahas soal penguatan kerjasama bilateral dan ekonomi kedua negara, termasuk salah satunya adalah peningkatan ekspor kakao ke Swiss.(**)

Check Also

Dankodiklat TNI Laksanakan Kunjungan Kerja ke Lanud Adisutjipto 

Yogyakarta, sketsindonews – Komandan Wingdikterbang Kolonel Pnb Deni Simanjuntak mewakili Komandan Lanud Adisutjipto, menyambut kedatangan Komandan Komando Pendidikan dan Latihan TNI Mayjend TNI Benny Indra Pujihastono S.IP beserta ibu  bertempat di Wingdikterbang Lanud Adisutjipto, Selasa (25/9).

Kedatangan Dankodiklat TNI yang didampingi oleh Dirdiklat TNI Marsma TNI Eko Dono, Danpusdikma TNI Brigjend TNI Awaludin dan Wadanpusdikma TNI Kolonel Lek Romanza Bachtiar. Turut hadir menyambut kunjungan tersebut Danse PSDP Kolonel Nav Heri Purwanto serta Dansatdik PSDP Letkol Pnb Daryanto.

Dalam sambutannya, Danwingdikterbang menyampaikan selamat datang atas kunjungan Dankodiklat TNI diiringi harapan selama melaksanakan kunjungan di Lanud Adisutjipto dapat memberikan motivasi kepada para siswa penerbang PSDP TNI dan Sekolah Instruktur Penerbang TNI yang sedang mengikuti pendidikan di bawah pembinaan Sekolah penerbang Lanud Adisutjipto.

Dankodiklat TNI saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada para siswa, mengatakan bahwa kesempatan untuk dapat mengikuti pendidikan seperti ini pada hakekatnya merupakan kehormatan bagi kalian, karena untuk mengikutinya terlebih dahulu harus melalui seleksi yang sangat ketat dan harus memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditetapkan.

“Para siswa hendaknya memanfaatkan kesempatan ini. Manfaatkan seoptimal mungkin dengan mendayagunakan seluruh potensi yang dimiliki, Laksanakan semua aktivitas sesuai Prosedur yang ada. Jadilah sosok penerbang yang handal dan profesional dalam menyelesaikan tugas-tugas yang semakin luas dan kompleks” tegasnya.

Saat berada di Lanud Adisutjipto Dankodiklat TNI dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja diantaranya meninjau fasilitas di Skadik 104 dan Kantor Perwakilan Kodiklat TNI.

Dankodiklat TNI juga memberikan pengarahan kepada siswa Sekbang PSDP Angkatan 94 dan 96 serta Siswa SIP TNI Angkatan 80 yang digelar di ruang briefing Wingdikterbang.

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut Dankodiklat TNI juga melaksanakan briefing penerbangan dan joy flight dengan Danskadik 101Letkol Pnb Frando Marpaung menggunakan pesawat Grob 120 TP-A.

(Amin)

Terkait

Watch Dragon ball super