Home / Artikel / Nyanyikanlah Nyanyian Baru ‘Mazmur 96:1-6’

Nyanyikanlah Nyanyian Baru ‘Mazmur 96:1-6’

Renungan, sketsindonews – Nyanyian adalah salah satu anugerah dalam hidup yang sudah dianggap biasa. Nyanyian yang baik merupakan anugerah dari Tuhan.

Nyanyian dapat menenangkan hati yang sedang gundah serta dapat memotivasi kita untuk hidup bagi Kristus, dan melalui nyanyian kita dapat mengangkat hati dalam pujian kepada Tuhan.

Tanpa nyanyian, bagaikan makan nasi tanpa garam. Mungkin untuk hampir semua orang nyanyian sudah menjadi kebutuhan hidup, lebih tepatnya menjadikan hidup lebih berwarna dengan alunan nada-nadanya.

NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU!! Artinya Nyanyian Pujian yang baru bukan yang lama.

Didalam Nyanyian yang dinyanyikan itu tercermin suatu ungkapan atau expressi hati nurani dan pikiran seperti yang tertulis didalam I Korintus 14 : 15 C (Tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku).

Jadi kalau seseorang menyanyikan lagu pujian seharusnyalah dia menyanyi dengan seluruh hidup dan seluruh pikiran dan akal budinya.

Mengapa harus menyanyikan dengan seluruh akal budinya ? karena berkat Tuhan selalu baru dalam hidup kita dihari lepas hari (ayat 2). Mujizat Tuhan selalu baru dan tak pernah terlambat. karena yang diperbuat itu adalah diluar kemampuan manusia.

Kehidupan sehari-hari dalam Tuhan memampukan kita “menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan”.

Dimana nyanyian baru yang dimaksud adalah ungkapan syukur pada Tuhan atas kasih-Nya, atas berkat-Nya, dan atas penyertaan-Nya setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun bagi kita orang percaya (ay 3).

Pemazmur ingin menyanyikan kepada dunia beserta isinya bahwa TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah (ay 4). Pemazmur berkeyakinan bahwa segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit (ay 5).

Pemazmur ingin menunjukkan bahwa Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya (ay 6).

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, mengungkapkan pengalaman atau perjumpaan pribadi sipemazmur dengan Tuhan dalam kesehariaannya di mana berkat, penyertaan melimpahi pemazmur.

Dengan nyanyian baru pemazmur ingin menceritakan kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

HATI YANG SELARAS DENGAN ALLAH AKAN MELANTUNKAN PUJIAN BAGI-NYA

(Eky/ Renungan HKBP Ujung Menteng)

Check Also

Camat Senen : Menata Senen Seiring Karakteristik Potensi Iconic Wilayah

Jakarta, sketsindonews – Konsep penertiban secara perlahan akan kami tinggalkan dengan cara pendekatan humanistik yakni …

Watch Dragon ball super