Home / Hukum dan Kriminal / Oknum Anggota Polres Pamekasan Diduga Gelapkan Mobil
Gambar Ilustrasi

Oknum Anggota Polres Pamekasan Diduga Gelapkan Mobil

Pamekasan, sketsindonews – Oknum anggota Polres Pamekasan, Jawa Timur, berinisial DSP diduga melakukan tindak pidana penggelapan mobil rental milik Komunitas Pejuang Rupiah Pamekasan.

Ketua Komunitas Sanigereh mengatakan, akibat perbuatan anggota Polsek Pasean tersebut, ia melaporkan kejadian ini ke Provost polres setempat.

“Kami terpaksa melaporkan, karena ini juga menyangkut nama institusi dan oknum yang menggelapkan rental adalah anggota polisi aktif,” kata Sanigereh dalam rilisnya, Senin (14/6).

Sanigereh mengaku, mobil miliknya yang digelapkan tersebut sebanyak tiga unit, sedangkan lima unit lainnya milik anggota klub mobil lain.

DSP menyewa mobil ke komunitas tersebut berjalan bulanan. Kala itu, ia datang ke basecam komunitas rental Mobil Pejuang Rupiah di Desa Tobungan bersama istrinya berinisial E.

Tanpa rasa curiga, Sanigerah langsung “meng-acc” keinginan DSP dan E.

Dalam pandangan Sanigerah, yang bersangkutan tidak akan berbuat “nika-niko”, karena yang bersangkutan merupakan abdi negara yang bekerja di institusi penegak hukum.

Dalam kurun beberapa hari kemudian, DSP datang lagi ke komunitas dengan alasan akan digunakan oleh familinya dan berbagai macam keperluan bisnis.

“Hingga total unit kendaraan yang disewa sebanyak delapan unit. Saat waktu pengembalian tiba, sesuai dengan kesepakatan antara penyewa dengan pihak komunitas rental, mobil yang disewa kepada oknum anggota Polres Pamekasan ini belum juga dikembalikan,” ungkapnya.

Kasi Propam Polres Pamekasan Iptu Eko Budi membenarnya adanya laporan kasus penggelapan mobil oleh anggotanya yang bernama DSP itu.

“Kami masih berupaya memediasi antara pihak pelapor dengan terlapor,” katanya.

Pada mediasi itu, DSP bersedia menyanggupi untuk mengembalikan semua unit yang disewa tersebut, dengan ketentuan, pada Sabtu satu dua unit, minggu satu unit dan pada Senin (14/6/2021) sebanyak satu unit.

Sementara tiga unit sisanya telah dikembalikan saat para pengurus Rental Pejuang Rupiah mendatangi Mapolres Pamekasan, Kamis (10/6/2021).

Namun, hingga Minggu (13/6/2021), tiga unit mobil yang dijanjikan oleh Sigit kembali ke komunitas rental itu, belum juga terealisasi. (nru/jkt)

Check Also

Laporannya Molor 1,5 Tahun, Begini Tuntutan Kuasa Hukum Pembeli Apartemen Antasari 45

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum dari pembeli Apartemen Antasari 45, Utomo Karim menuntut kepastian hukum …

Watch Dragon ball super