Back

Media Terpercaya

Operasi Miras, Satpol PP DKI Hanya Bawa Botol Kosong

Jakarta, sketsindonews – Satpol PP DKI gabungan lakukan penyisiran operasi terhadap sarang pejualan Miras. Namun terpaksa harus menelan pil pahit seiring operasi miras (minuman keras) di Rumah Makan Evi di jalan Taman Rawamangun Kelurahan Rawasari, karena hanya membawa bukti botol minuman kosong, Jumat (24/7/20).

Pantauan sketsindonews.com di TKP dengan kekuatan pasukan hampir 50 anggota dan KDO (Kendaraan Operasional) hanya “show force” faktanya penyidikan operasi hanya pada proses BAP kepada pemilik untuk diperiksa lebih lanjut.

“Sepertinya operasi ini sudah bocor bahkan ada yang memberi tahu sehingga penyergapan Satpol PP DKI tak maksimal bahkan BB minuman tak ada saat diperiksa petugas,” ungkap Sadikin (43) warga sekitar.

RM. Evi Taman Rawamangun diketahui warga sekitar sudah lama bermain bisnis minuman keras selain memiliki karyawan dan tak pernah bisa ditertibkan oleh petugas di duga ada backing aparat.

“Jadi wajar saja kali operasi kali ini Satpol PP harus gigit jari karena objek penggeladahan tak ada satupun minuman keras dilokasi saat penyergapan,” ujarnya.

Saat di tanya Kasie penyidikan Ningsih, apakah ini bocor?. “yah itu, mungkin, entah, sepertinya,” jawabnya singkat.

Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan telah berulang di hubungi via ponsel whatshaap tapi tak menjawab untuk diminta keterangan terkait operasi miras di Cempaka Putih.

Di lokasi Camat Cempaka Putih Andri Ferdian didampingi Lurah Rawasari Arif Biki ketika disinggung ihwal operasi hanya mengatakan, pihaknya selaku pimpinan wilayah hanya mendampingi atas penempatan operasi miras yang dilakukan Satpol PP DKI Jakarta.

“Tanyakan saja secara detail operasi pada pihak Satpol yang menjadi ranahnya,” tutup Andri singkat

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.