Home / Artikel / Panitia Bedah Buku Penabar Kebencian di Amankan Polisi

Panitia Bedah Buku Penabar Kebencian di Amankan Polisi

Cirebon, sketsindonews – Jajaran Polres Cirebon Kota mengamankan 20 orang panitia kegiatan bedah buku yang diduga berbau SARA. Karena dianggap menyudutkan agama tertentu.

Dari dua pelaku yang diamankan, salah satunya merupakan mantan teroris, dalang yang meracuni polisi di Aceh. Selain itu, seorang lagi merupakan teman dari teroris pelaku bom bunuh diri di Masjid Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon, AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar dalam rilisnya mengatakan, penangkapan 20 pelaku tersebut bermula dari beredarnya pamflet tentang beda buku “Membentengi Aqidah Ummat dari bahaya permutadan”.

Lantaran pamflet yang beredar bernada provokatif. Padahal, pamflet yang disepakati untuk diedarkan bukanlah pamflet tersebut, dilansir RMOL.(18/6)

“Saya sudah konfirmasi dengan pengurus Masjid Al Jamaah di Komplek Pertamina Klayan Cirebon yang rencananya akan dijadikan tempat bedah buku.

Saat itu pula pengurus masjid mengaku kaget melihat brosur yang beredar di media sosial. Dari situ beliau juga langsung menelpon panitia untuk membatalkan acara bedah buku di masjid Al Jamaah dan acara bedah buku semalam resmi dibatalkan,” katanya, Minggu (18/6).

Dia menjelaskan, penangkapan 20 panitia tersebut karena acara bedah buku diketahui tetap dilanjutkan. Tim Medsos Polresta Cirebon menemukan informasi rencana bedah buku tersebut pindah ke Masjid Abdurrahman di Desa Panjunan Kota Cirebon.

Polisi mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus masjid setempat agar membatalkan acara bedah buku tersebut. “Karena sudah menimbulkan keresahan dan waktu kami ke Masjid Abdurrahman ada juga ormas yang memang sudah meminta pengurus masjid membatalkan acara bedah buku itu,” sebut dia.

Dari penangkapan tersebut, 20 panitia bedah buku terancam UU 11 tahun 2009 pasal 45 ayat 2 terkait tindakan penghasutan dan penebar kebencian.

“Termasuk pembicaranya Ustad Bernard Abdul Jabbar yang akan didalami apakah benar dulu seorang missionaris masuk Islam atau bagaimana,” katanya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar menjaga dan bersama-sama mendukung keberagaman dan kerukunan yang sudah terjalin.

redaksi

 

Check Also

Kembali Penjual Hewan Qurban Musiman Kuasai Trotoar Mas Mansyur

Jakarta, sketsindonews – Kembali penjual kambing musiman kuasai trotoar jalan KH. mas Mansyur padahal pemerintah …

Watch Dragon ball super