Para Commuter Keluhkan Akses Publik Jati Baru Bengkel Crowded

Jakarta, sketsindonews – Penumpukan PKL, parkir ojeker berikut Mikrolet di sepanjang Jalan Jati Baru Bengkel Kecamatan Tanah Abang terus menutupi akses publik menuju stasiun Kereta Api terlihat semakin crowded tak tertata.

“Terlihat tenda posko terpadu berdiri tegak (satpol PP, Dishub, security KAI) berada di antara kerumunan PKL itu semakin menampakan seolah kami menanggapi itu pembiaran,” ujar Dita (34) seorang pekerja lintas tiap hari menaiki Kereta Api, Rabu (15/01/20).

Taman Bengkel Jati Baru telah menjadi ruang PKL, para ojeker ditambah parkir sembarangan truk ekspedisi melakukan aktifitas bongkar muat, kawasan pejalan kaki menjadi terhambat karena ruang akses publik menuju stasiun menjadi mengkerucut problematika tak bisa diurai

“Kok tidak dievaluasi pihak pemerintah bagaimana memformalasi kawasan menjadi lebih baik, padahal terkait kepentingan akses yang terhambat justru tidak dilakukan penataan sekitar,” tanya Dita kepada sketsindonews.com.

Sebelumnya Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara telah mengevaluasi saat rapim mengenai kawasan strategis menjadi dedicate program dalam menuntaskan kawasan, salah satunya mengenai kawasan stasiun Tanah Abang untuk di optimalkan pengawasan serta menata akses publik.

Kordinasi semua pihak termasuk KAI, ini sangat penting oleh pimpinan Kelurahan, Kecamatan menuntaskan kawasan unggulan di Tanah Abang.

“Lakukan penataan titik view kawasan Stasiun untuk terlihat dengan kesan bagus, terlebih tahu untuk jangan pura – pura gak tahu tanpa lakukan penyelesaian upaya masalah,” tegas Bayu.

(Nanorame)