Home / Berita / Partai Golkar Bagaikan Valentino Rossi Di Tikungan Tajam

Partai Golkar Bagaikan Valentino Rossi Di Tikungan Tajam

Jakarta, sketsindonews – Partai Golkar bagaikan Valentino Rossi dengan kesiapan track tikungan tajam tancap gas dalam lakukan manuver politiknya.

Meski masih 3 tahun berselang, Partai Golkar jor-joran dan bergerak cepat demi memenangkan Joko Widodo di Pilpres 2019. Bahkan, nama cawapres pendamping Jokowi pun sudah diusulkan dalam sambutan Ketua Partai Golkar Setnov.

Pergerakan cepat Golkar itu dikonkritkan lewat rapat koordinasi teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I yang digelar pada 2-3 September 2016 kemarin di Hotel Paninsula, Jakarta Barat.

Dalam sambutannya Setya Novanton langsung menyampaikan kepada seluruh pengurus Golkar di daerah.

“Kita sudah mengirimkan foto-foto kegiatan Pak Jokowi untuk dipasang di DPD tingkat 1 dan tingkat 2, di DPD tingkat 1 atau tingkat 2 apakah sudah dipasang? Kalau sudah dipasang di daerah-daerah ini tentu akan memberikan warna yang lain,” kata Novanto.

Menurutnya, pemasangan foto Jokowi tersebut adalah bagian dari konsekuensi bahwa Golkar tidak hanya sekedar mendukung tapi juga berharap pada pemenangan Jokowi di pilpres mendatang. Novanto juga mengatakan bahwa bentuk dukungan oleh Golkar ialah pemasangan spanduk, baliho dan bilborad serta tim kajian khusus untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi.

“Kita harus bekerja keras menjaga citra Pak Jokowi agar tetap positif dan terus membantu program-program Pak Jokowi agar berhasil. Setuju?” tanya Setnov yang dijawab serentak ‘Setuju’ oleh ratusan peserta rakornis.

Di tengah pembahasan Rakornis, pengurus Golkar daerah juga sudah mulai berani bersuara. Ketua Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jambi, Gusrizal mengusulkan agar Golkar mulai melisting Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Jokowi.

“Bisa Sri Mulyani, Bu Khofifah Indar Parawansa, atau Sri Sultan Hamengku Buwono X,” ujarnya.

Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid Korbid Pemenangan Wikayah Indonesia I (Jawa – Sumatera) menyatakan bahwa hal itu baru sekadar wacana.

“Boleh boleh saja. Tetapi itu menurut saya masih terlalu jauh,” ujarnya.

Seharusnya partai Golkar harus berlebih dahulu fokus pada Pilikada DKI Jakarta dengan konsekwensi logisnya, tutur Nusron. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Watch Dragon ball super