Home / Artikel / Pasca Pilikada Serentak, FKDM Diminta Kerja Sama Dengan Aparat

Pasca Pilikada Serentak, FKDM Diminta Kerja Sama Dengan Aparat

Jakarta, skstsindonews – Usai Lebaran secara umum Jakarta sangat kondusif hal ini karena aparatur baik dari mulai kelurahan dan kecamatan bersama Forum Deteksi DIni Masyarakat (FKDM) terus melakukan koordinasi dan monitoring.

Saya selaku Ketua FKDM DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada pemerintah DKI dan Polri serta anggota FKDM yang tellibat dalam dalam melakukan pengawasan setiap wilayah, ujar Rico Sinaga kepada wartawan.

Pasalnya,  kinerja mereka dalam rangka deteksi dini dan cegah dini, ikut mendukung terciptanya situasi Jakarta yang relatif aman dan kondusif selama 12 hari libur Idul Fitri 1439 H, terhitung sejak 10 Juni hingga 21 Juni 2018.

Ia menjelaskan, selama menjalankan tugasnya, anggota dan pengurus FKDM yang berjumlah 3.870 orang tak hanya berkoordinasi dengan kepolisian, tapi juga RT/RW, Satpol PP, petugas di kelurahan dan aparat terkait lainnya. Dan ia mengaku lega karena pengurus dan anggota FKDM yang tidak mudik, melaksanakan tugasnya dengan baik. (25/6)

“Tapi saya juga sudah mengingatkan kepada mereka bahwa tugas sebagai mata dan telinga Pemprov tidak berhenti hingga pasca Lebaran, karena Rabu (27/6/2018), sejumlah wilayah di daerah penyangga Ibukota menggelar Pilkada serentak,” imbuhnya.

Wilayah dimaksud adalah Kota Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota/Kabupaten Bogor, dan Provinsi Jawa Barat.

Ia mengakui, saat hari Pencoblosan Pilkada, Jakarta kemungkinan masih aman terkendali, namun setelah Pilkada bisa saja situasi berubah karena tidak menutup kemungkinan pendukung pasangan yang kalah, tidak puas dan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketidakpuasan itu bahkan bisa saja membuat pendukung pasangan yang kalah, mendemo kantor pusat partai tertentu yang berada di Jakarta.

“Dengan turunnya FKDM, dan berkoordinasi dengan aparat perkait seperti kepolisian dan Satpol PP, semoga Jakarta tetap kondusif,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat rapat evaluasi melalui video conference di Polda Metro Jaya, Senin (25/6/2018), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengatakan, selama libur Lebaran 2018 Jakarta tetap kondusif baik dalam hal keamanan maupun lalu lintas.

Atas kondisi ini, ia mengapresiasi  pihak kepolisian yang di saat warga Jakarta libur karena lebaran, namun korps baju coklat itu tetap bertugas.

Anies bahkan mengatakan, Pemprov DKI siap bekerja sama dengan Polda untuk membantu keamanan saat Pilkada serentak pada Rabu (27/6/2018).

“Insya Allah Pemprov DKI siap untuk mendukung kerja berat berikutnya, yaitu Rabu besok ada Pilkada di beberapa wilayah di sekitar DKI,” katanya.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko yang mendampingi Anies saat rapat evaluasi, mengatakan, selama cuti bersama Idul Fitri 1439 H yang berlangsung pada 10-21 Juni 2018, di Jakarta sama sekali tidak ada kasus pencurian rumah kosong  (Rumsong) dan kebakaran.

“Pada libur lebaran tahun lalu kedua kasus ini terjadi. Tahun ini nol,” katanya.

Ia menegaskan, selain berkat kerja keras kepolisian, kondisi aman terkendali ini juga berkat kerja keras Satpol PP, aparat kelurahan, RT/RW, Bimas dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang bersinergi dengan kepolisian.

reporter : nanorame

Check Also

Garda Perawat Kebangsaan Selenggarakan Arrow Training Calon Pemimpin Bangs

Jakarta, sketsindonews – Lembaga pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter kepribadian yang handal siap menjadi …

Watch Dragon ball super