Home / Berita / Pasien Dari Wapres Hingga Perwira TNI, IDI Justru Pecat Dokter Ini

Pasien Dari Wapres Hingga Perwira TNI, IDI Justru Pecat Dokter Ini

Jakarta, sketsindonews – Sejak beredar kabar pemecatan sementara dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), satu persatu pasien dokter Terawan mulai angkat bicara.

Seperti diketahui dokter Terawan yang merupakan Kepala RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto ini merupakan sosok yang memperkenalkan terapi cuci otal dengan Digital Substraction Angiography (DSA).

Terapi tersebut kemudian dianggap sebagai pelanggaran etika kedokteran oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dianggap sebagai pelanggaran etika kedokteran.

Dari berbagai sumber terpercaya yang didapat oleh redaksi, diketahui bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah menjadi pasien dari Terawan.

Bahkan menurut Kalla, dari rapat kabinet bersama 10 menteri, setidaknya ada 6 termasuk dirinya yang menjadi pasien Terawan.

Selain itu, Prabowo Subianto mengaku sudah tiga kali menjadi pasien terapi “cuci otak” Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Mayjen TNI dokter Terawan Agus Putranto.

Mantan Perwira TNI yang juga Ketua Umum Partai Gerindra ini menerima saran dokter Terawan demi menyembuhkan vertigo yang dideritanya.

Pengakuan serupa juga diungkapkan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko yang mengatakan telah dua kali berobat kepada dokter Terawan.

Dan menurutnya,pengobatan yang diterapkan oleh Terawan berefek positif pada kesehatannya.

Namun saat ini, Terawan justru menerima surat pemberhentikan sementara dokter sebagai anggota IDI berlaku selama 12 bulan, yaitu 26 Februari 2018-25 Februari 2019.

Selain mendapat pemecatan sementara sebagai anggota IDI, rekomendasi izin praktek Terawan sosok yang mengenalkan metode “cuci otak” untuk mengatasi penyakit stroke ini juga di cabut.

(Eky)

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super