Home / Artikel / Pedagang Ex. Tasik Beton Tanah Abang Minta Pengelola Lebih Professional Dalam Pelayanan

Pedagang Ex. Tasik Beton Tanah Abang Minta Pengelola Lebih Professional Dalam Pelayanan

Jakarta, sketsindonews – Lahan seluas 12 Ha milik asset PT. KAI yang selama ini di manfaatkan dalam penjagaan oleh pengelola Pasar Tasik Beton terus berkembang seiring perbaikan eksekusi PT. KAI terhadap bangunan liar yang selama ini dimanfatkan oleh PT. Padi Mas Realty yang menjadi kontrak.

Seiring dengan pemanfaatan bangunan liar tanpa ijin akhirnya PT. KAI memutus kontrak terkait pelanggaran bangunan serta tanpa sepengetahuan PT. KAI sebelumnya oleh para oknum security bersama pihak lain dengan melakukan kontrak lain kepihak pengambil keuntungan terhadap swakola pedagang.

Dalam keterangan pedagang Tasik Sujana (54) asal Padang dirinya merasa ditipu akibat pengelolaan yang bisa menjamin tehadap usaha hingga setoran mencapai ratusan juta sebagai tempat lahan berdagang dan sewa bangunan yang dibangun, ucapnya.

Modus kutipan serupa kerap kali dilakukan yang mengatas namakan pengelola hingga banyak pedagang yang dirugikan dengan alih – alih mereka sebagai salah satu pengelola yang dibina oleh PT. Padi Mas Realty.

pasartasik.renstra. doc

Shofia (35) ibu cantik asal Bandung berjualan di Tasik III yang di sebut zona III mengatakan hal yang sama, masak mau di eksekusi oleh PT. KAI lahan bongkaran Ex. Aneka Beton Jembatan Tinggi kami suruh bayar pemutihan senilai 2,5 juta rupiah per pedagang, ucapnya. (6/2)

“Kini kami berharap pengelolaan ini untuk satu pintu secara terintegrasi dan professional yang secara legalitas formal untuk kami tenang berusaha, kami yakin PT. KAI memberikan ini pada pihak pengelola yang benar dalam menjaga asset serta menjaganya sesuai aturan surat kuasa pemanfaatan lahan, harap Shofia”.

Alhamdulliah kami sekarang tenang setelah dirinya diberikan jaminan berusaha oleh Koperasi Surya Alga Amanah (SAA) yang selama ini mengelola Pasar Tasik sejak awal dengan mendaftarkan registrasi ulang validasi data berusaha setiap hari Senen dan Kamis.

Sementara pihak Pengelola Pasar Tasik Beton sekaligus Ketua Koperasi SAA menyatakan, sejak pasca penertiban kaminsudsh himbau melalui surat edaran kepada seluruh pedagang untuk tidak lagi ada bangunan tenda, apalagi permanen karena ini merupakan asset PT KAI yang secara Nasional sedang dilakukan inventarisasi asset.

Apa yang menjadi ketentuan PT KAI dalam pemanfaatan lahan tetap akan kami jaga sesuai aturan, tegasnya Heru.

SAA sebagai pengelola pihaknya mengucapkan terima kasih pada PT KAI yang hingga saat ini masih memberikan hak tempat pemanfaatan untuk di jaga secara swakola oleh kami (pedagang) serta akan terus melakukan koordinasi secara rutin serta perawatan asset lahan Ex. Aneka Beton.

“Kami bersama potensi pedagang akan menjaga amanah itu, selain kami menjaga iklim yang kondusif dalam berusaha dimana usaha pasar Tasik telah menjadi iconic di Jakarta”.

Sambung Heru, tidak ada lagi pengelolaan yang mengaku pemanfaatan diluar dari aturan berlaku karena kami akan tata sesuai perintah tugas PT. KAI dengan Pelayanan Satu Pintu (PSP) dalam satu area menjaga tatanan yang selama ini sudah kondusif.

Ini semua berkat dukungan semua pihak baik pemerintah Kota Jakarta Pusa, Polsek Tanah Abang, Camat dan Lurah.

Begitu pura koodinasi lintas warga lingkungan maupun aparat mulai dari Koramil dan Polsek untuk tetap kami bangun secara intensif sehingga Tanah Abang dengan masyarakatnya menjadi kesatuan utuh membangun pemberdayaan lokal dengan secara dinamis, ucap Heru.

reporter : nanorame

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super