Home / Artikel / Pedagang Proyek Senen Tolak Realokasi, Tuntut Area Parkir Senen Tempat Ideal

Pedagang Proyek Senen Tolak Realokasi, Tuntut Area Parkir Senen Tempat Ideal

Jakarta,sketsindonews – Pasca kebakaran Pasar Senen Blok I,II yang menganguskan 1.679 kios hingga kini menuntut Pemerintah DKI dapat mencari solusi bagi mereka untuk berdagang segera mungkin.

Sebenarnya Pemko Jakarta Pusat melalui Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede telah memberikan alternatif di Blok V lantai 5 dan 6 sebagai realokasi bagi mereka sementara waktu, namun ditolak oleh pedagang dengan alasan akses itu sangat sulit bagi pengunjung untuk membeli dagangannya alias tidak laku.

“Kami tolak lokasi itu, ucap Kahar. Saat pertemuan rapat dengan Pemko Jakarta Pusat di Kantor Kecamatan Senen, Senen 23-01-2017 dengan 20 para perwakilan pedagang Proyek Senen.”

Rapat yang dihadiri langsung Wakil Walikota Jakarta Pusat Bhayu Megantara, Kapolsek Senen, Danramil Senen, Kepala Pasar Proyek Senen Rismo, membahas keberatan pedagang untuk membuka lapak di area parkir lokasi kebakaran.

Bhayu Megantara mengatakan, dalam istilah kepentingan umum bahwa berdagang harus punya tata cara, walaupun ini urusan perut kalo nantinya berimplikasi kepentingan umum yang lebih besar, apalagi sarana jalan, tukasnya.

Pemko tetap melarang mereka jualan ditrotoar apalagi jalan. Kami masih betkoordinasi dengan pihak Dirut Pembangunan Jaya, apakah boleh tempat parkir menjadi lokasi sementara bagi mereka.

Sementara Camat Senen Munjir Munaji kepada sketsindonews.com mengatakan, kami tetap melarang pasca kebakaran trotoar di pakai oleh mereka berdagang, imbuhnya.

Pasca kebakaran sudah terlihat jalan ini sudah di penuhi oleh pedagang (baju bekas) yang bukan yang terkena kebakaran, melainkan dari Jatinegara, Polugadung, Bekasi ikut menjadi penumpang gelap membuka lapak.

Diapun mengakui, ada juga yang terkena ikut berjualan. Artinya, solusi area parkir oleh Pembangunan Jaya dijadikan loksem, maka pendataan pedagang asli saja yang terkena kebakaran boleh, tegasnya.

“Data itu nantinya dari pihak Pembangunan Jaya, bukan dari pedagang sebagai dasar data valid.”

Sementara yang lainnya akan kami tertibkan, sesuai hasil rapat hari ini yang sudah disepakati oleh perwakilan pedagang proyek Senen.

Biarkan mereka yang mengusir, apakah asli atau bukan, karena meomentum kebakaran justru lebih banyak pedagang gelap yang ada, papar Munjir.

Pantauan sketsindonews di lokasi kini terlihat akses jalan Gunung Sahari Raya (Senen) telah ditutup oleh pedagang baju bekas yang berjejer hingga kawasan trotoar di gunakan estalase display (hanger) oleh pedagang. (Nr)

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super