Home / Artikel / Pembongkaran Reklame dan Bangunan Tebang Pilih, Masih Banyak Reklame Bodong

Pembongkaran Reklame dan Bangunan Tebang Pilih, Masih Banyak Reklame Bodong

Jakarta, sketsindonews – Anggaran Pembongkaran triwulan III di wilayah dalam rangka penataan Bangunan reklame oleh Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) dan Sudin Citata (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan) Kecamatan Kemayoran tidak bekerja maksimal karena diketemukan bangunan serta reklame illegal.

Walaupun pihaknya mengakui menertibkan sebanyak 38 reklame papan periode Januari hingga Juli 2017. Rinciannya, 32 reklame pada bulan Maret, lima reklame bulan April, dan satu reklame bulan Juli.

Berdasarkan data yang diperoleh, total penerimaan pajak reklame hingga bulan Juli 2017 ini mencapai Rp 10,2 miliar, di mana Rp 8,2 miliar sudah lunas, sedangkan sisanya belum membayar.

“Belum membayar ini bukan berarti tunggakan semua, tapi ada yang sedang dalam proses, karena jatuh tempo pembayaran 30 hari sejak Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) diterbitkan,” ungkap Yessy Hendrarti, Kepala UPPRD Kemayoran, Senin (24/7).

Yessy menambahkan, hasil penertiban reklame paling banyak pada bulan Maret lantaran dilakukan inventarisasi terlebih dahulu. Selain itu, dibutuhkan kerjasama dengan instansi terkait saat akan melakukan penertiban reklame papan tertentu.

“Itu bisa terkumpul karena kita menunggu para wajib pajak membayar kewajibannya, dan kami melakukan penertiban reklame harus sesuai prosedur ketentuan yang berlaku. Dari mulai himbauan membayar pajak sampai tahap menempelan stiker bahwa obyek pajak tersebut belum membayar pajak sehingga bisa dikatakan sifatnya akumulasi,” kata Yessy.

Sementara pantauan sketsindonews.com reklame pajak kaitan dengan inventarisasi masih saja tebang pilih pihak tak bayar pajak, terlebih bangunan ijin mendirikan bangunan bermasalah tak pernah di robohkan.

“Sudin Citata walaupun anggaran sudah turun tak melaksanakan karena banyaknya permainan kong kalikong petugas P2B,” ujar Lurah yang tak mau disebutkan namanya.

Apalagi pembongkaran kami secara koordinatif tak pernah disinggung, padahal selaku pimpinan wilayah harus tahu dengan keberadaan bangunan bermasalah atau eksekusi, tutupnya.

Rep: Nanorame

Check Also

Praja Wibawa Satpol PP Gelar Operasi Kawasan Rawan PKL Tanah Abang

Jakarta, skersindonews – Praja Wibawa merupakan wujud Satpol PP dalam menegakan aturan guna Ketertiban Umum …

Watch Dragon ball super