Pemilihan RW 09 Kebon Kacang Terus Kisruh, Warganya Tak Mau di Atur Pemerintah

Jakarta, sketsindonews – Kerap menjadi silang pendapat bahkan ricuh pemilihan RW 09 Kelurahan Kebon Kacang sudah dua tahun tak tuntas hingga saat ini.

Bukan karena panitia pemilihan tak mampu untuk membuat aturan main sesuai Pergub 171 Tahun 2016 namun sisi lain penolakan ini terjadi adanya kepentingan orang – orang status quo.

Warga RW 09 Kebon Kacang para pengurus RT sepertinya tak perlu pimpinan RW bahkan kondisi kisruhnya setiap ada wacana pemilihan selalu dibuat skenario untuk menjadi tak terlaksana, ujar H Yudi (35) warga Ksbon Kacang.

“Mungkin aturan Tuhan pun akan di lawan siapapun menjadi panitia pemilihan dianggap tak becus, tak netral bahkan pemerintah pun akan dianggap tak becus.”

Menurut Yudi, sudah saatnya pemerintah Kecamatan bersama Muspika mengambil alih demisioner dan menunjuk orang netral untuk duduk menjadi pimpinan Ketua RW dengan membekukan pengurus lama.

Dasar hukum ini sudah jelas mejadi keputusan bagi Camat Lurah untuk melakukan eksekusi, dan tak pernah selesai kasian warga Kebon Kacang menjadi bulanan oleh oknum dalam permainan ini, ucapnya.

Selama RT – RT tak berfikir mana untuk kepentingan warga dalam memajukan wilayah tapi hanya berkutat pada asset materialistik sehingga Kebon Kacang Tanah Abang menjadi rusak karena kepentingan instan, jelas Yudi.(20/8)

“Bohong itu selama hampir 15 tahun kampung lingkungan tak terbangun dengan wajah Kebon Kacang kekumuhan tak berubah karena memilih pimpinan tak mempunyai visi pamong dalam pelayanan prioritas lingkungan, ” tambah Yudi.

Sementara Camat Tanah Abang Yasin Kurniawan mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah tegas atau juga membiarkan saja, RT – RT terlebih warganya tak mau juga diatur sesuai mekanisme sesuai peraturan daerah, ungkapnya.

Terkecuali warganya juga mau diatur, kata Yasin. “Gitu aza repot.”

“Kalo berfikir untuk warga cerdas kasus pemilihan ini tak berlama bahkan menjadi kisruh seiring warga RW 09 terfokus membangun wilayah dengan iklim kondusif.”

Pemerintah sangat mudah kok kalo tak ada RW pihak pemerintah akan membentuk dan menunjuk RW gabungan sesuai aturan dengan tujuan melaksanakan pelayanan warga untuk terakses secara administratif dalam pengurusan layanan, ucap Yasin.

nanorame