Home / Profile / Advertorial / Pemkab Pamekasan Belajar Tata Niaga Tembakau ke Lombok Timur

Pemkab Pamekasan Belajar Tata Niaga Tembakau ke Lombok Timur

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terus berjuang memberikan pelayanan terbaik untuk membela petani dalam hal tata niaga tembakau. Salah satu upayanya adalah pemerintah di bawah pimpinan Baddrut Tamam-Raja’e tersebut belajar tata niaga tembakau ke Lombok Timur, NTB.

Ke Lombok, pemerintah diwakili oleh Wakil Bupati Pamekasan Raja’e. Ia mengaku bahwa Pemkab Pamekasan telah berupaya untuk mengatur tata niaga tembakau, akan tetapi persoalan tembakau di Pamekasan belum juga tuntas.

“Kita berharap dengan kunjungan ke Lombok Timur ini, ke depannya dapat menghasilkan solusi efektif,” kata Raja’e dalam rilisnya yang diterima sketsindonews, Selasa (17/11/20).

Turut dalam rombongan Wakil Bupati Pamekasan adalah Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi II, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, dan OPD terkait lainnya.

Kedatangan Pemkab Pamekasan tersebut, diterima Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi Sj di Rupatama I kantor Bupati Lotim.

Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur (Lotim), H Rumaksi Sj mengatakan Pemkab Lotim berupaya menjaga keseimbangan guna memproteksi petani tembakau.

H Rumaksi yang juga Ketua HKTI NTB itu pada kunjungan studi komparatif Tata Niaga Tembakau tersebut menjelaskan, pola kemitraan yang diatur Perda Provinsi NTB No.4 tahun 2006 tentang Usaha Budidaya dan Kemitraan Perkebunan Tembakau Virginia di NTB merupakan langkah yang saling menguntungkan Perusahaan dan petani.

“Sayangnya tidak semua petani menjadi mitra dari perusahaan sehingga perusahaan tidak membeli produksi petani swadaya walaupun ada kewajiban juga menyerap 20 persen produksi petani swadaya,” kata dia.

Pemkab Lotim mendorong upaya penyesuaian Peraturan Daerah No.4 tahun 2006 dan Peraturan Gubernur No.2 tahun 2007 untuk mengakomodasi kondisi budidaya tembakau saat ini.

“Lombok Timur sebagai penghasil tembakau virgnia terbesar di NTB, memiliki kepentingan untuk menjaga agar investasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Di ujung penyampaiannya Wabup Rumaksi berharap pertukaran informasi dalam kunjungan ini memberi nilai tambah bagi tata niaga tembakau di kedua kabupaten. 

(Adv)

Check Also

Mencetak Pengusaha Muda Berbakat, Dermawan dan Potensial

Jakarta, sketsindonews – Pandemi Covid 19 yang masih belum tahu kapan berakhirnya, Aplikasi ” Baqoel” …

Watch Dragon ball super