Back

Media Terpercaya

Pendampingan Belajar Siswa SD Sindang Kasih Majalengka Dari KKN UPI Purwakarta

Jakarta, sketsindonews – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah menjangkit wabah ini menjadi pandemi hampir 11 bulan lamanya tak terkecuali Indonesia belum nampak ada penurunan kasus secara signifikan.

Hal tersebut membuat seluruh proses terkena dampak baik sosial, ekonomi serta sektor pendidikan untuk tetap berjalan dalam melakukan metode pembelajaran belajar mengajar siswa untuk dilakukan secara daring mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi.

Metode memberlakukan sistem pembelajaran daring tak luput untuk menghalangi mahasiswa UPI untuk tetap menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata dengan mengikuti Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 secara protokoler kesehatan.

Ini salah satu kontribusi dan kewajiban kami mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19, tukas Aninda Nur Afifah, Mahasiswi KKN UPI Purwakarta, Jumat (27/11)

Kata Aninda, pelaksanaan program KKN dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap I dan tahap II. Tahap II dilaksanakan tanggal 17 November – 17 Desember 2020. Mahasiswa KKN Tematik PPD Covid-19 harus melaksanakan 2 program, yaitu program wajib diantaranya program edukasi penanggulangan dampak covid-19 di bidang pendidikan, program pilihannya yaitu program edukasi pencegahan Covid-19 bagi masyarakat secara daring dan program edukasi penanggulangan dampak covid-19 di bidang ekonom.

Kami didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Jojor Renta Maranatha, M.Pd., dalam menjalankan salah satu program kegiatan pendampingan pembelajaran. Dalam proses pembelajarannya, sementara mahasiswa mendampingi guru kelas dan membantu proses pembelajaran siswa secara daring di SDN Sindangkasih 2 Majalengka tersebut yang menjadi objek KKN.

Hal tersebut menjadi tantangan baru untuk guru dan mahasiswa saat menjalakan pembelajaran secara daring. Sebelumnya pembelajaran daring di sekolah tersebut masih menggunakan whatsapp grup untuk mengirimkan materi dan pemberian tugas sehingga tidak adanya tatap maya antara guru dan siswa.

Anin sapaan akrab langsung menawarkan program selain ia langsung berkonsultasi dengan guru wali kelas 6 untuk mencoba memanfaatkan teknologi yang ada di handphone siswa dengan menggunakan aplikasi Google Meet, papar Anin.

“Boleh Neng silahkan mencoba dengan menggunakan aplikasi google meet untuk proses pembelajaran karena selama pembelajaran daring ibu belum pernah memakai google meet, agar siswa nya juga tambah bersemangat untuk belajar” ujar Antinah salah satu guru wali murid kelas 6 Sindangkasih Majalengka.

Menurut Antinah, pendampingan pembelajaran dimulai dari memberitahu siswa tentang cara penggunaan google meet agar saat pelaksanaan tatap maya tidak ada kendala, lalu memberikan penguatan kepada siswa dengan menanyakan kesulitan-kesulitan tugas yang didapat dan dibahas pada saat tatap maya.

Harapannya, dengan kegiatan KKN UPI Purwakarta secara Tematik PPD Covid-19 mahasiswa dapat berkontribusi membantu guru dalam pendampingan belajar siswa secara daring, tutup Antinah.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.