Home / Berita / Pengeroyok Ahli IT ‘Hermansyah’ Mulai Disidangkan

Pengeroyok Ahli IT ‘Hermansyah’ Mulai Disidangkan

Jakarta, sketsindonews – Sidang Perdana dengan terdakwa Laurens Paliyama, Edwin Hitipeuw, Erick Birahy, Domingus dan Ricard Patipelu pelaku pengeroyokan dan pembacokan ahli IT Hermansyah di jln Tol Jagorawi Jakarta Timur di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan agenda dakwaan, Senin (27/11/17).

Di hadapan Majelis Hakim yang di ketuai Wendra Rais, SH, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teguh Heryanto, SH dijelaskan bahwa Terdakwa Laurens Palimaya bersama 4 terdakwa lainnya (berkas terpisah) pulang dari suatu acara di hotel wilayah Jakarta Pusat dan pulang menuju wilayah Depok dengan mengendarai mobil toyota Yaris.

Namun di tengah perjalanan menyerempet sebuah kendaraan toyota Avanza dengan nomor polisi B 1086 ZFT yang di tumpangi Hermansyah bersama isteri Iriana Ustinova dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok

Kemudian saksi Hermansyah disuruh menepi oleh terdakwa kemudian saksi disuruh membuka pintu.

Setelah saksi turun langsung diserang oleh para terdakwa yang sebelumnya terdakwa Lourens mengambil sebuah pisau belati dari mobil dan di masukan ke dalam kantong kanan celana.

Sedangkan Terdakwa Dominus dan Eric memukul wajah dan perut berkali-kali  menggunakan kedua tangannya. Lalu terdakwa menusukan belati ke bagian kepala, leher, dada, dan perut badan Hermansyah.

Ricard dan juga Edwin turun dari mobil ikut memukul hermansyah.

Sementara Iriana isteri Hermansyah turun dari toyota avnaza menggunakan payung memukul terdakwa namun terdakwa Eric menjambak rambutnya sehingga terjatuh.

Selanjutnya para terdakwa meninggalkan hermansyah yang dalam keadaan luka.

Akibat kejadian tersebut sesuai dengan hasil visum, Hermansyah mengalami luka tusuk 5 cm di dada kiri di bagian kepala di atas daun telinga tembus ke tengkorak, leher kiri dan luka robek tangan kiri dan yang bersangkutan tidak bisa melakukan pekerjaan seperti biasa hingga waktu yang belum di tentukan.

Bahwa perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam pidana pasal 338 KUHP, Pasal 170 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 tentang Undang-undang darurat No.12 Tahun 1951

Namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Donald Dwi Siswanto, SH dan Handry, SH menambahkan untuk terdakwa Edwin Hitipeuw, Erick Birahy, Domingus dan Ricard Patipelu (berkas terpisah) bahwa atas perbuatan terdakwa sebagaimana di ancam pasal 338 KUHP dan pasal 170 KUHP.

Majelis Hakim menunda peraidangan hingga tanggal 5 Desember dengan agenda keterangan saksi.

(@D2)

Check Also

Viral !!!, Ibu Siksa Anak Batita, Ini Kata Erlinda

Jakarta, sketsindonews – Ketua Indonesia Child Protection Watch, Erlinda angkat bicara terkait video yang memperlihatkan perlakuan …

Watch Dragon ball super