Home / Artikel / Penutupan Jalan Jati Baru Hingga Sky Bridge Masih Kontroversi Atasi Masalah Tanah Abang

Penutupan Jalan Jati Baru Hingga Sky Bridge Masih Kontroversi Atasi Masalah Tanah Abang

Jakarta, skstsindonews – Sampai saat ini polemik Jalan Jati Bari maaih menjadi polemik termasuk wacana Tanah Abang dalam mengatasi kemacetan dan mobilisasi kawasan ekonomi rencana akan dibangunnya pembangunan “skybridge” di Tanah Abang dalam mengatasi persoalan juga memunculkan kotroversi.

Melalui pesan tertulis yang diterima media sketsindonews. com, Prof Manlian pakar perencanaan kota dan tata ruang menyampaikan bahwa Mengelola kota Jakarta tidak sama dengan mengelola kota yang baru berdiri.

Menurut dia Jakarta “unik” dan sudah “berumu” beda lah dengan kota lainnya di Indonesia.

“Artinya untuk mengelola Jakarta tidak bisa dengan metode yang dilakukan dengan pendekatan hanya sepihak saat ini hanya dilakukan kebijakan yang tidak diperhitungkan dampak, efek dan resiko.”

Mengelola Jakarta harus berbasis perencanaan dengan pendekatan manajemen proyek”, ungkapnya. (11/3)

Untuk mengimplementasikan hal itu, mengelola Jakarta perlu lebih dulu “mengenal Visi Indonesia” dan mengenal Visi Jakarta” sebagai kota metropolis seperti kota – kota di dunia.

Lebih lanjut Manlian menambahkan, bahwa hal tersebut diatas mutlak karena Jakarta adalah Ibu Kota Negara dan perlu dikumpulkan Data Jakarta, Mapping Kondisi Eksisting termasuk berbagai Risiko Kota, Buat Perencanaan Feasibilty Study (BPFS).

Sambung Manlian, sebelum dan sesudah hal itu dilakukan, jangan lupa menerima masukan dari para ahli, pakar, dan sosialisasi kepada Masyarakat, tegasnya.

Manlian juga menyampaikan bahwa ini sebenarnya harus dikerjakan terlebih dahulu oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk mencermati perencanaan kajian awal sebelum mengambil keputusan termasuk menutup jalan Jatibaru, jelasnya.

Paling tidak kajian awal relevan terhadap UU Tata Ruang, UU Jalan, UU Pemerintahan Daerah, UU Jasa Konstruksi, UU Bangunan Gedung dan sejumlah UU serta sejumlah Peraturan turunan lainnya.

Kiranya Pemprov DKI Jakarya mempersiapkan perencanaan yang benar dan handal untuk dapat melayani masyarakat secara optimal, tutup Manlian.

reporter : jamal

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super