Home / Berita / Penyidik Kejaksaan Sita Kapal LNG, Mobil Mewah dan Ratusan Hektar Tanah Milik Bentjok

Penyidik Kejaksaan Sita Kapal LNG, Mobil Mewah dan Ratusan Hektar Tanah Milik Bentjok

Jakarta, sketsindonews – Luar biasa tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung, berhasil melakukan penyitaan beberapa barang bukti yang terkait dengan dugaan “patgulipat” korupsi dana milik para pejuang veteran dan pensiunan TNI/Polri di PT Asabri.

Dalam keterangan tertulis dari Kepala pusat penerangan hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, yang diterima redaksi, Rabu (10/2/21) malam, menyebutkan jaksa penyidik pada Jampidsus telah menyita barang bukti dalam perkara atas nama Tersangka Heru Hidayat.

Barang bukti itu berupa satu unit mobil Ferari type F12 Berlinetta No Pol B15 TRM beserta STNK, BPKB dan tanda bukti pelunasan pembelian kendaraan.

Kemudian satu unit kapal LNG Aquarius atas nama PT. Hanochem Shipping; dokumen kepemilikan kapal sebanyak sembilan kapal barge/tongkang dan sepuluh kapal tug boat.

Selain itu turut juga disita barang bukti perkara atas nama Tersangka Benny Tjokrosaputro, yaitu: tanah seluas 194 hektar terdiri dari 566 bidang tanah Hak Guna Bangunan (HGB) di Kecamatan Curugbitung, Kecamatan Sajirah dan Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Provinsi Banten; tanah seluas 33 hektar yang terdiri dari 158 sertifikat Hak HGB di Kecamatan Kalang Anyar, Kecamatan Cibadak, dan Kecamatan Rangkas Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Seperti telah diketahui, Jaksa Sanitiar Baharuddin mengisyaratkan bakal membongkar pihak-pihak yang disinyalir melindungi tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri Benny Tjokrosaputra dan Heru Hidayat serta para tersangka lainnya.

Hal tersebut ia kemukakan lantaran besarnya kerugian negara yang timbul dari hasil patgulipat uang milik anggota dan pensiunan TNI/Polri di PT Asabri mencapai Rp23,7 triliun.

Burhanuddin memastikan kejaksaan akan tegak lurus dalam menjalankan aturan perundang-undangan dalam penyidikan dugaan kasus mega korupsi tersebut.

“Tidak ada, siapapun, ada yang kuat, tidak ada orang kuat, yang ‘backup’ Benny Tjokro, kita sikat. Insya Allah, saya menjalankan peraturan perundangan, tidak ada lah, kuat tidak kuat, kami aman-aman saja. Pelaksanaan tugas baik baik saja kok selama ini. Insya Allah tidak ada masalah,” ujar Burhanuddin dalam sebuah wawancara di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (6/2/21).

Burhanuddin juga memastikan jumlah tersangka kasus Asabri akan terus bertambah. Kejagung menyasar pihak-pihak yang menyembunyikan harta para pelaku di dalam maupun di luar negeri.

“Insya Allah pasti bertambah, saya pastikan itu, tidak akan berhenti di sini. Terutama yang berusaha menyembunyikan harta para pelaku, mau saya sasar kemana pun, saya sikat, biar siapa pun,” kata dia.

(Sofyan Hadi)

Check Also

Dit Reskrimsus Polda Kepri Amankan Seorang Pelaku Penyebar Berita HOAX Dan SARA

Batam, sketsindonews – Tim Opsnal Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri berhasil mengamankan seorang pelaku …

Watch Dragon ball super