Home / Berita / Percayakan 100% Pada Proses Hukum

Percayakan 100% Pada Proses Hukum

Karimun, sketsindonews – Rencana tentang aksi Bela Islam jilid 3 pada tanggal 2 Desember sepertinya mau tak mau harus dibatalkan. Tak ada lagi aksi-aksian. Sebab sudah tidak sesuai dengan kenyataan. Pendemo tidak punya alasan untuk kembali berdemo sebab tuntutannya sudah dipenuhi. Untuk hal itu, Kapolri Tito Karnavian sudah membuat pernyataan resmi pelarangan demo 2 Desember nanti. Semua ini harus dipercayakan pada proses hukum yang berjalan agar tidak mencederai Hukum itu sendiri, disebabkan kita adalah Negara Hukum yang mana hukum harus dijunjung tinggi demi berjalannnya keberlangsungan aturan hukum di masyarakat.

Kasus Ahok sendiri sudah diserahkan kepada pihak Kejaksaan Agung untuk selanjutnya diproses agar segera disidangkan.

Terkait Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tidak ditahan meski berstatus tersangka, kita tahu bahwa Ahok adalah Calon Gubernur dalam Pilkada serentak 2017 mendatang, dan memiliki hak dalam berkampanye hingga putusan peradilan. Menyadari akan hal ini sehingga kepolisian memberikan hak Ahok sebagai Cagub dan mestinya sebagai warga Negara dalam mendewasakan demokrasi kita pun harus menghormati putusan demikian.

Seorang calon baru gugur haknya jika ia terbukti melakukan tindak pidana, diputus oleh pengadilan, dan berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Untuk diketahui, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), No 9 Tahun 2016, pasal 88 ayat 1 butir b menyebutkan: “Pasangan Calon terbukti melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, sebelum hari pemungutan suara.”

Kedamaian, ketentraman, serta keberlangsungan hidup kita berbangsa lebih penting, sehingga aksi-aksi seperti yang akan dilakukan sekelompok masyarakat pada tanggal 2 Desember mendatang harusnya tidak dilaksanakan, karena dapat saja membuat masyarakat lain yang tidak mengikuti aksi dan sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib masalah hukum tersebut malah justru terganggu dengan aksi-aksi ini. Jangan sampai kita bermasyarakat justru saling mehalangi dan menganggu aktifitas masyarakat lainnya.

Kita tahu bahwa Jakarta sebagai Ibu Kota Negara adalah Kota sibuk. Jika aksi-aksi ini tetap berlangsung yang mendapatkan dampaknya adalah masyarakat lain, tanpa demo saja Jakarta sudah macet.

bukankah ini justru merugikan bagi pihak lain, sedangkan tuntutan para pendemo telah terpenuhi.
Padahal lembaga Kepolisian memiliki tugas menangani kasus-kasus lainnya, masih banyak di negara ini kasus besar yang mesti diproses, bukan hanya sekedar penistaan agama yang sudah diproses dan sedang berjalan.

kondisi hukum Negara Republik Indonesia (NKRI) sekarang dapat dikatakan terbilang sangat kacau, seakan-akan seisi negara ini tergaduhkan hanya karena satu kasus, yaitu kasus penistaan agama yang dilakukan oleh tersangka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias ahok (Calon Gubernur DKI) sehingga menimbulkan gesekan (efek domino) di semua aspek kenegaraan serta terabaikan dengan masalah-masalah lain yang menerpa negara ini.

Kapolri sibuk menjelaskan kepada media-media mengenai kasus Ahok demi terjaganya kestabilan, keamanan Negara. Dan disisi lain ada saja pihak yang mengambil keuntungan dari kasus ini agar Negara menjadi kacau dan masyarakatnya saling terpecah. Hal tersebut juga dapat mengacaukan ekonomi kita yang saat ini memang sedang carut-marut, Pemerintah yang saat ini sedang gencar membenahi ekonomi dengan mengeluarkan kebijakan Tax Amnesty demi membantu pendapatan Negara justru akan mendapat efek negatif dikarenakan aksi-aksi ini tidak melihat efek apa yang didapat dari apa yang diperbuat. Jadi biarkan proses hukum terhadap kasus Ahok berjalan dan kita menunggu hasilnya.

NKRI adalah milik kita bersama, jangan ada kepentingan sendiri, hargai kepentingan orang lain yang juga memiliki Negara ini.

Oleh: Pemerhati Sosial, Politik & Lingkungan, Ahya Firmansyah

Check Also

Presiden Jokowi Pemerintah Sudah Buka Jalan Pembebasan Ust Abu Bakar Basyir

Jakarta, sketsindonews – Rencana pembebasan Ustaz Abu Bakar basyir yang kini di penjara selama 15 …

Watch Dragon ball super