Home / Artikel / Pernik Sosial Kehidupan Malam Tanah Abang

Pernik Sosial Kehidupan Malam Tanah Abang

Jakarta, sketsindonews – Kekumuhan lingkungan RW 09 Kebon Kacang Tanah Abang Jakarta Pusat masih nampak dalam pernik kehidupan malam hingga puluhan tahun masih terlintas jalan bingar – bingar cekikikan wanita dan warung bercengkrama.

sketsindonews. com menyusuri jejak wanita malam jalan Jembatan Tinggi Jati Baru dengan lapak karpet biru ditemani secangjir kopi hitam.

Tak lama sosok wanita sebut saja Ningsih (43) warga Tambun, kopi mas ujarnya, boleh, kataku.

“Dirinya bercerietra kondisi malam jalan Jembatan Tinggi Tanah Abang sebagai home base menjajakan diri hingga jati dirinya bisa ada di Tanah Abang duduk dipinggir jalan lapak tenda biru.”

Itu lho mas saya punya anak satu dan cucu hingga tak tahu profesi saya sesungguhnya, pokoknya saya tutup kehidupan saya hingga saat ini tak tahu profesi kerja saya, tukas Ningsih.

Kalo ditanya anak, pokoknya saya kerja dan balik kerumah dengan hidup penuh kebohongan, padahal saya dulu menikah dan bertemu di lokasi ini pula, tapi sudah pisah, sambil dirinya dengan tatap mata kosong.

Tak lama Nur (30) wanita kurus dengan bibir merah menyolok kerap orang panggil di lokasi itu si Bule, Saya Nur Bang, sendiri bang ngopinya, katanya

Awal percakapan itu dimulai, dirinya yang kurus dengan dress terbuka bercerita hingga dia berada disini sebagai tempat menemani para pria iseng.

“Saya bisa temani minum bang di lokasi pojok itu ada rumah – rumah yang bisa disewakan, katanya

Cuma 30 ribu sekali sewa, kalo lebih dari itu tergantung Nur Bule, apa yang menjadi kesepakatan, jelasnya.

Kehidupan di jalaninya hanya ingin anak saya menjadi sarjana, penuh optimis hingga dirinya mengaku kost di Kota Bambu berdua dengan teman seprofesi, sementara anaknya tetap sekolah bersama neneknya di kampung Indramayu Jawa Barat.

Sambung Nur, hingga saat ini saya tak menikah lagi mas yang penting hidup ini harus tetap berjalan, kalopun tempat ini nantinya akan di bongkar sebagai lahan RTH tempat mangkal.

Dirinya tetap bersikukuh profesi aku masih jalan, kenapa tidak karena losmen transit sangat banyak di Tanah Abang yang penting membernya bisa menyusaikan diri, ucap genitnya penuh keyakinan.

Sementara tokoh pemuda Tanah Abang H. Heru Nuryaman menjelaskan, menuntaskan permasalahan sosial hanya bisa dibangun oleh warga lingkungan dengan pimpinan wilayah yang religius bersama pemerintah DKI yang kooperatif menuntaskan pekerjaan rumah wilayah, pungkasnya.

Kebon Kacang dengan problemnya tak banyak secara teritorial problematika masalah, walau kini dirinya bersama warga pemuda kreatif terus mengajak pola pikir untuk tetap berfikir kritis dengan kearifan lokal.

Pemerintah Kota Jakarta itu ingin menata wilayah, warga yang ingin wilayahnya baik pasti akan mendukung apalagi wilayah ini banyak santri, tinggal bagaimana peran wilayah RT/RW untuk tetap bersenergi bahkan menuntaskan masalah wilayah dengan pimpinan figure orang yang cerdas bukan pintar, kata Heru.

Lahan Ex. Aneka Beton dulu itu “Bronk” lho kayak Las Vegas semenjak kita giring menjadi pemanfaatan ekonomi dan terus kita kembangkan saat ini tak lagi begitu kusam dan menyeramkan, tutup Heru.

reporter : nanorame

 

 

 

 

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super