Home / Artikel / Ragam Daerah / Pesta Bona Taon Parsadaan Sagala Raja, Ketum Terpilih : Tidak Boleh Pajolo Gogo dan Papudi Uhum

Pesta Bona Taon Parsadaan Sagala Raja, Ketum Terpilih : Tidak Boleh Pajolo Gogo dan Papudi Uhum

Jakarta, sketsindonews – Persadaan Sagala Raja dohot boru se Jabodetabek menggelar Pesta Bona Taon di Graha Cibening, Jati Bening, Bekasi, Minggu (10/4/22).

Ketua panitia pesta Bona Taon Parsadaan Sagala Raja dohot Boru se-Jabodetabek, Pdt. Ketler Sagala (A. Manasye) mengatakan, acara ini sekaligus pergantian kepengurusan.

“Acara ini beriringan dengan masa periode dan pertukaran kepengurusan yang sejak didirikan 6 tahun yang lalu yang sekarang ini sudah masuk ke periode ke 3 ditahun 2022” katanya kepada Sketsindo saat ditemui di Graha Cibening, Bekasi, Minggu (10/4/22).

Ketler menambahkan, tamu undangan sekitar 500 undangan, termasuk dari Bandung dan dari Punguan Sagala Hutabalian Nabolak.

“Sebenarnya persatuannya kuat, jadi kita punya konsolidasi yang sangat kuat dalam persatuan, kita ingin membangun sesuatu kebersamaan, roh kebersamaan itu yang utama karena kita ada di Tano Parserahan ini, bagaimana Sagala Raja itu bisa sada dibagasan semua ulaon. Ulaon las ni roha dan ulaon habot ni roha, ya semua ulaon. itu pada konsep pertama, kalo kita nanti udah satu, bisa bersatu dan memang kuat, kita nanti bisa mengembangkan keluar, itulah bagaimana membina anggota ini menjadi lebih sejahtera hidup mereka, kehidupan bukan hanya sosial” tambahnya.

Sementara, Ketua Umum terpilih Parsadaan Sagala Raja dohot Boru se-Jabodetabek, Sahala Parningotan Sagala (A.Martupa) mengungkapkan, pesta bona taon ini diadakan untuk tetap menjaga persatuan dan persadaan diantara na marhaha na maranggi (kakak beradik).

Ketua Umum terpilih Parsadaan Sagala Raja, Sahala Parningotan Sagala (depan tengah)

“Tidak boleh pajolo gogo (mendahulukan ego), papudi hukum (kebenaran, aturan) di dalam paradatan setiap hari dan harus adil. Bukan karena dia kaya raya, bukan karena dia punya jabatan tinggi, tapi harus adil” ucapnya.

Sahala menilai, kunci dari Parsadaan Sagala Raja yakni, si sada boru, si sada anak, si sada ulaon, dan si sada rasa dalam kesehariannya.

“Pelayanannya harus didasari oleh kasih atau holong, sehingga tercapailah ruhut-ruhut (unsur) dari na marhaha na maranggi” sambungnya.

Terpisah, Plt. Ketua Umum sekaligus salah satu pendiri Parsadaan Sagala Raja dohot Boru se-Jabodetabek, Hendri Sagala mengucapkan, banyak terima kasih kepada semua tamu undangan yang datang, karena menurutnya, ini adalah pesta bona taon paling sukses selama Parsadaan Sagala Raja terbentuk.

“Target kami, tamu undangan yang hadir 400 kursi yang hadir, terbukti kemarin banyak juga tamu undangan yang berdiri karena gak kebagian kursi” katanya kepada Sketsindo saat dihubungi, Senin(11/4/22).

Hendry juga berpesan kepada pengurus yang baru, untuk tetap menjaga persatuan didalam punguan ini.

“Untuk pengurus baru, harus tetap kompak dalam mengorganisir kepengurusan ini supaya semua anggota bisa di jangkau oleh kepengurusan yang baru” tandasnya. (Fanss)

Check Also

Predikat SAKIP Meningkat, Bupati Sampang Terima Penghargaan dari Menpan RB

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menerima penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) …

Watch Dragon ball super