Home / Artikel / Pikiran Mindset, Bersalahkah Ahok

Pikiran Mindset, Bersalahkah Ahok

Jakarta,sketsindonews – Apakah Ahok bersalah, ini sebuah pertanyaan yang sekarang ini banyak menghujat penistaan agama yang di lakukan Ahok, dan itu sah saja.

Namun ada juga dalam pandangan lain bahwa Ahok tak bersalah karena proses hukum menjadi pembuktian, apakah salah atau benar ini proses hukum yang menentukan.

Banyak diketemukan dalam pencermati perkembangan dimasyarakat baik kita punya teman yang suka ngotot membela mati-matian kandidat politiknya, apapun alasannya itu menjadi harga mati, ucap Bayu Sudarmadji saat bincang dengan sketsindonews.com, di Qnos Cafe Cempaka Putih, Jakarta Pusat.(4-12-2016)

Argumen apapun yang kamu lontarkan pada temanmu yang tidak mendukung, pasti akan dia tepis sekalipun argumen itu telah didasarkan pada fakta.

Apa sih yang menyebabkan seseorang begitu mempertahankan kesimpulannya.

Menurutnya, seperti dilansir dari TED, Julia Galef seorang peneliti di bidang sosial menjelaskan bahwa hal tersebut ternyata sangat bergantung pada mindset yang kamu pilih.

Galef, membandingkan 2 jenis mindset terkait hal ini yaitu: Mindset Prajurit (The Soldier Mindset) vs Mindset Penyelidik (The Scout Mindset).

Mindset Prajurit menggambarkan pola pikir yang cenderung untuk mengikuti praduga yang telah dimiliki di awal.

Misalnya kamu telah yakin bahwa Ahok menistakan agama, maka apapun argumen yang tidak mendukung pradugamu tidak akan kamu terima, sementara itu segala argumen yang mendukungnya, akan kamu anggap yang benar.

Sebaliknya, Mindset penyelidik adalah pola pikir yang tanpa praduga. Mereka dengan jenis mindset ini mampu menerima informasi atau argumen apapun dari lawan bicaranya dengan pikiran terbuka.

Pertanyaan selanjutnya, apakah sumber dari mindset ini…

Jawabannya ada di emosi. Julia Galef menjelaskan bahwa Mindset Prajurit berakar pada emosi untuk mempertahankan diri, menguasai, keengganan mengalah atau merasa lemah, papar Bayu yang sekaligus Aktivis LIRA.

Sementara itu, Mindset penyelidik merupakan manifestasi dari rasa ingin tahu dan kegairahan atas informasi baru yang membuat penasaran.

Jadi semua tergantung kamu, apakah kamu ingin mengikuti pradugamu dalam menyimpulkan sesuatu atau menggunakan mindset kedua untuk dapat melihat sebanyak mungkin fakta atau argumen lain hingga kamu dapat melihat segala sesuatunya lebih jernih.

Tentunya penerapan mindset ini tidak hanya seputar menyimpulkan Ahok bersalah atau tidak, tapi juga dalam situasi lain di kehidupan sehari-hari. (Nr)

Check Also

Bedug Bang Jum KH. Mas Mansyur , Laris Saat Ramadhan 1439 H

Jakarta, sketsindonews – Tanah Abang selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H warga Jakarta …

Watch Dragon ball super