Home / Artikel / Pilar Pilar Sosial Kemasyarakatan Mati Berdiri

Pilar Pilar Sosial Kemasyarakatan Mati Berdiri

Jakarta,sketsindonews -Terbentuknya organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah merupakan ekspresi nyata partisipasi masyarakat dalam sebuah Negara Demokratis .

Faktanya kini secara perlahan semakin melemah (mati berdiri) oleh karena tidak adanya lagi program – program penguatan kelembagaan, rendahnya koordinasi lembaga oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Ferry Iswan dipenutupan road show Dewan Kota bersama organisasi sosial dan masyarakat Cempaka Putih di Aula Kantor Kecamatan Cempaka Putih.(24-11-2016)

Lembaga kemasyarakatan dibentuk sepertinya di kasih peta buta, untuk meraba apa yang harus di lakukan di masyarakat, sementara kemitraan dengan Pemerintah Daerah sangat tidak signifikan dalam koordinatif secara terbuka, tutur Ferry.

Kondisi politik saat jelang pilikada DKI menjadikan pembelajaran karena secara sistemik lembaga kemasyarakatan yg merupakan pilar utama dan pertama dalam menghadapi persoalan2 sosial dimasyarakat di bangkitkan oleh karena situasi, bukan oleh karena perhatian pemerintah.

Ferry mengingatkan, sudah saatnya kelembagaan dalam komunikasi dibangun dalam sebuah perhatian, karena mereka merupakan penggerak dalam ikut mendukung suksesnya pembangunan DKI Jakarta.

Dewan Kota hanya bisa menjadi fasilitasi apa yang menjadi kehiruk pikukan masalah wilayah yang semakin meruncing diakibatkan pengkotakan komunikasi antar lembaga.

Sementara kami hanya berbekal sebuah tanggung jawab dalam ikut secara aktif memberikan pandangan kepada warga masyarakat, yakni ; dengan mendorong potensi konflik menjadikan adanya kesamaan persepsi, tutup Ferry. (Nr)

Check Also

Rico di Jerusalem : Doa Masyarakat Jordan Untuk Prabowo Menjadi Presiden RI

Jakarta, sketsindonews – Sosok Prabowo Subianto di mata publik Jordania terutama masyarakat muslim sangat familiar dengan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto. Karena Prabowo pernah tinggal di Negara Jordania cukup lama sehingga mereka tak asing, apalagi terdengar Prabowo Subianto di harapkan menjadi Presiden Republik Imdonesia.

Mereka mendoakan agar Prabowo-Sandiaga Uno terpilih memimpin Indonesia dengan damai, beradab untuk majunya bangsa-bangsa di dunia.

Hal ini diungkapkan Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga saat ini berada di Jordania dalam rangka melakukan perjalanan wisata religius ke Jerusalem.

rico.sinaga.jerusalem.teligius.doc 

Doa warga negeri Jordania dengan mayoritas muslim yang sangat kaya minyak bumi untuk pasangan Prabowo-Sandi sangat berharap menjadi pemimpin di Indonesia.

“Masyarakat Jordania sangat familiar dengan Prabowo Subianto. Mereka mendoakan agar Prabowo- Sandi menang dalam Pilpres 2019 nanti. Masyarakat Jordan tahu Prabowo sedang maju ke dua kalinya menjadi capres,” katanya. (23/9)

Rico juga menyampaikan selamat kepada Prabowo-Sandi atas hasil pengundian oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (21/9/2018 ) malam, di mana duet ini menempati nomor urut 2.

“Selamat kepada pasangan Prabowo-Sandi mendapat nomor 2″.

Itu dua jari victory Kemenangan. Saya berbincang-bincang dengan beberapa lapisan masyarakat di Jordan negara Islam ini, saya senyum-senyum, mereka familiar dengan nama Prabowo,” ucap Rico melalui pesan WhatsApp kepada sketsindonews.com.

reporter : nanorame

Terkait

Watch Dragon ball super