Back

Media Terpercaya

PKL Pamekasan Tolak Dibubarkan Satpol PP, Tak Takut Terinfeksi Corona

Pamekasan, sketsindonews – Pedagang Kaki Lima (PKL) di Arek Lancor, Kota Pamekasan, menolak dibubarkan Satpol PP setempat, sekalipun keberadaan virus corona Covid-19 masih tetap mewabah.

Lebih dari itu, PKL menuding jika pemerintah tidak memikirkan nasib rakyat kecil. Bahkan mereka menyebut PKL tidak akan terinfeksi dan mati akibat virus corona, akan tetapi karena kelaparan dan menanggung beban tagihan usaha.

Satpol PP melakukan sweeping ke Arek Lancor atas dasar penegasan surat edaran pemerintah daerah nomor 430/80/432.320/2020 tentang tindak lanjut imbauan pencegahan penyebaran corona.

Dalam surat tersebut, poinnya menerangkan bahwa kawasan Arek Lancor agar diliburkan atau dikosongkan dari segala kegiatan yang berpotensi mengumpulkan atau membuat keramaian.

Sekretaris Satpol PP Pamekasan Kusairi mengatakan, imbauan pemerintah soal virus corona untuk memgosongkan aktivitas PKL semata untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kami hanya melakukan perintah untuk menyampaikan imbauan kepada PKL yang sifatnya pencegahan. Meski warga Pamekasan belum ada yang terjangkit, namun kewaspadaan perlu dijaga baik,” kata Kusairi kepada sketsindonews, Jumat (27/3/20).

Persoalan imbauan tersebut diikuti atau tidak, pemerintah tidak mempersoalkan. Namun kegiatan PKL di sekitar Arek Lancor termasuk bagian dari kerumunan pedagang yang potensi mendatangkan banyak massa.

“Kalau maksa, untuk sementara tidak apa-apa jualan Akan tetapi sebisa mungkin jangan, sebelum ada intruksi jelas dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berharap masyarakat untuk sementara waktu mengurungkan kegiatannya di rumah, sebelum virus corona tersebut benar-benar hilang dari permukaan.

Baddrut menyarankan, meski virus corona mewabah, bagaimana masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Dia menganjurkan menjaga pola hidup sehat.

“Di antaranya menjaga kesehatan dengan cara mencuci tangan, berolahraga, dan makan makanan yang bernutrizi,” harapnya.

Sekedar diketahui, selain jalan umum, cafe, dan tempat wisata, kawasan Arek Lancor menjadi atensi kawasan publik yang jadi perhatian pemerintah terhadap penyebaran virus corona.

Tak ayal beberapa kali kawasan ini disemprotkan cairan disinfektan oleh aparat kepolisian. Penyemprotan tersebut akan terus dilakukan hingga pemerintah memberi kepastian aman dari virus corona.

(nru/pwk) 

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.