Home / Artikel / Program Rumah Tanpa DP Menyulitkan Perbankan, Developer Rumah Sudah Melakukan

Program Rumah Tanpa DP Menyulitkan Perbankan, Developer Rumah Sudah Melakukan

Jakarta, sketsindonews – Rumah tanpa DP ternyata sudah dilakukan oleh Developer bagaimana melakukan kriditur rumah bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah, biasanya Developer membangun bangunan atau kavling yang akan ditawarkan misalnya : pembayaran cash bertahap 18 bulan tanpa Uang Muka.

Artinya, jika harga rumah Rp. 540 juta, pembeli mencicil sebanyak 18 Bulan X 50 juta per bulan.

Jika pembayaran cicilan macet, Developer tidak rugi, malah untung; karena rumah tersebut kembali kepada Developer dan karena Bisnis Developer tersebut menjual rumah yang dibangunnya, mereka bisa menjual kembali rumah tersebut kepada pembeli lain, dengan harga yang sama, ujar Andrew Parengkuan Ketua Departemen Bank dan Lembaga Keuangan DPN Rumah Gerakan 98. (31-03-2017)

Pemda DKI adalah pemerintah bukan Developer rumah, jadi tidak mungkin pakai skema ini untuk DP 0 tersebut.

Mengenai Alternatif dimana Pemprov DKI menalangi terlebih dahulu DP yang 15% tersebut, dan warga yang mengajukan kredit mencicil ke Pemprov DKI, secara logika untuk pihak Perbankan ini membingungkan.

Bank tentunya akan menilai kemampuan Debitur KPR dalam melunasi cicilannya bagi warga yang ingin berkehendak memilikinya.

Kemampuan menyediakan DP adalah salah satu penilaian untuk memberikan Kredit.

Andrew Parengkuan yang sekaligus praktisi perbankan menambahkan, Jika KPR itu macet, maka rumah tersebut akan disita oleh Bank, dan Bank tidak menginginkan hal ini terjadi, karena akan membuat NPL jadi tinggi.

Lalu bagaimana DP yg ditalangi oleh Pemprov DKI jika kredit macet? Karena Sertifikat Rumah sebagai Agunan, pasti akan ada di Bank, dan Bank tidak akan mau sharing Agunan tersebut, dengan Pemprov DKI yang telah menalangi uang DP tersebut.

Jika Pemprov DKI juga akan melakukan analisa Kredit bagi warga yg ingin meminta talangan DP tersebut, tegas Andrew hal itu sudah bukan domain-nya Pemprov lagi.

Bagi saya DP 0 tersebut, hanya bagus di dalam teori saja serta indah dikumandangkan saat kampanye, tapi dalam pelaksanaannya akan sangat sulit dan tidak masuk logika dalam syarat perbankan.

Lagian dalam pengalaman kami, debitur yang mengajukan KPR untuk harga rumah Rp. 350 juta, itu bukan di wilayah DKI, itupun plafon yang disetujui antara 60-80% dari harga rumah, tutup Andrew

reporter : nanorame

Check Also

Caleg Dhuafa Bersatu 2109, Legislator Harus Jujur dan Adil

Jakarta, sketsindonews – Agak aneh dan lucu tapi ini realitasnya dalam panggung masuk arena poltik …

Watch Dragon ball super