Publik Tekankan Sudin Bina Marga Normalisasi Jalan Akibat Abrasi Musim Hujan Ekstrem

Jakarta, skstsindonews – Pasca genangan akibat banjir yang melanda Jakarta, kembali infrastruktur jalan publik diwarnai dengan adanya beberapa retak-retak bahkan berlubang di sejumlah titik.

Dari pantauan sketsindonews jalan berlubang bukan saja berbahaya bagi para pengguna jalan, dengan penerangan terbatas membuat kondisi menjadi sangat berbahaya bagi pengendara roda dua terutama saat gerimis.

Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara telah mewanti pihak Sudin Bina Marga untuk mengidentifikasi fungsi jalan berlubang serta jalan-jalan utama untuk segera dilakukan perbaikan dampak hujan.

“Secepat mungkin harus dilakukan segera mungkin sebelum terjadi korban di jalan bagi pengguna jalan,” tandasnya.

“Dua hal bagi Bina Marga untuk melakukan hal krusial selain jalan perlu recovery menormalkan kembali dampak banjir oleh kikisan air (abrasi) dan musim hujan ekstrem dengan melakukan pengawasan pompa – pompa di under pass untuk memastikan normal dan sehat saat hujan tinggi,” terang Bayu Mega.

Dalam catatan sketsindonews, banyak jalan berlubang mulai jalan Gunung Sahari Raya, Lapangan Banteng, Jalan Bungur Besar Raya dan perlintasan sepanjang Jalan Bendungan Jago Serdang dan Dakota Raya Kebon Kosong.

“Retak-retak memanjang, ini kan harus diperbaiki Sudin terkait jangan nunggu cuaca panas, sebelum keretakan jalan bertambah parah terlebih hujan tak henti, Cuaca bagus itu menjadi momentum Sudin Bina Marga untuk beegegas lakukan perabikan di beberapa titik,” ucap Rudi (39) warga Jakarta Pusat, Sabtu (11/01/20).

“Retak nya jalan tersebut diakibatkan penurunan permukaan tanah serta faktor air hujan yang kerap mengguyur tak henti secara perlahan, bahkan genangan air saat hujan ekstrem,” ujar Rudi.

(Nanorame)