Back

Media Terpercaya

Putra Siregar Owner PS Store Diamankan Kasus Hp Ilegal

Jakarta, sketsindonews – Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Bea Cukai Kanwil Jakarta Ricky Mohamad Hanafie membenarkan bahwa tersangka berinisial PS yang diamankan terkait kepemilikan dan peredaran barang-barang ilegal adalah Putra Siregar yang dikenal sebagai owner dari PS Store.

“Iya, benar (Putra Siregar),” kata Ricky seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (28/7/20).

Menurutnya saat ini proses di Bea Cukai telah selesai dan selanjutnya telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim).

“Ditangkap dan diserahkan ke Kejaksaan untuk menjalani proses pengadilan dan persidangan,” jelasnya.

Melalui kasus tersebut, Ricky mengatakan ingin memberi edukasi terhadap masyarakat.

“Kami ingin berikan edukasi ke masyarakat, hati-hati terhadap iming-iming harga murah dan harga miring karena bisa jadi ilegal. Dengan adanya case ini kita harus berhati-hati, sebenarnya legal itu mudah,” katanya.

Seperti diketahui dalam pemberitaan sebelumnya dijelasjan bahwa Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta telah melakukan Tahap II (Penyerahan Barang Bukti dan Tersangka) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas hasil penyidikan tindak pidana kepabeanan, Kamis (23/7/20) lalu.

Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut dilaksanakan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan. Hal tersebut di Publish oleh akun Instagram @bckanwiljakarta, Selasa (28/7/20).

“Tersangka berinisial PS telah diserahkan beserta barang bukti antara lain 190 Handphone bekas berbagai merk dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp 61.300.000,-.,” tulis akun tersebut.

Selain itu, juga diserahkan harta kekayaan/penghasilan Tersangka yang disita di tahap penyidikan, dan akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara ( Dhanapala Recovery ) yang terdiri dari uang tunai senilai Rp 500.000.000,-, rumah senilai Rp 1,15 Milyar, dan rekening bank senilai Rp 50.000.000,-.

Dijelaskan bahwa penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal serta mengamankan penerimaan negara.

“Ke depannya, Kanwil Bea Cukai Jakarta akan terus berusaha melindungi industri dalam negeri sehingga penerimaan negara dapat optimal,” tulis akun @bckanwiljakarta

“Nah Sobat K’Jak, yuk lebih bijak dan berhati-hati dalam berbelanja meski diiming-imingi dengan harga yang murah. Jangan sampai Sobat membeli produk-produk yang ilegal ya. Karena berbelanja produk #legalitumudah kok,” tutupnya.

(Eky)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.