Home / Berita / Raja Salman, Antara Jabat Tangan Ahok Dan Klaim Habib Rizieq Di Undang
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menerima kedatangan Raja Salman (Dok. Biro Pers Istana)

Raja Salman, Antara Jabat Tangan Ahok Dan Klaim Habib Rizieq Di Undang

Jakarta, sketsindonews – Kehadiran pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz di Indonesia tampanya juga menjadi simbol perebutan politik oleh dua pihak yang berseteru dalam Pilkada DKI Jakarta, kata pengamat politik.

Raja Salman – sebagai pemimpin Arab Saudi dianggap melambangkan ke-Islaman dan tanah tempat kelahiran para nabi – sehingga kehadirannya penting untuk meneguhkan legitimasi dua pihak yang berseteru.

Karenanya, peristiwa jabat tangan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Raja Salman dan klaim pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab bahwa dirinya telah diundang untuk menghadiri pidato Raja Salman di DPR menjadi penting secara politik.

“Ini semakin menunjukkan politik di Jakarta yang makin panas, dan mereka (Ahok dan Rizieq) memperebutkan Raja Salman sebagai simbol kekuasaan politik,” kata pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Asep Salahudin.

Dengan dapat ‘bertemu langsung’ Raja Arab Saudi, demikian Asep Salahudin, kedua orang itu ingin mendapatkan simpati massa. “Ini politik untuk saling mengklaim terhadap sosok Raja Salman,” paparnya.

Apabila Rizieq dipastikan dapat menghadiri undangan pidato Raja Salman di DPR, Kamis (02/03), maka peristiwa itu dapat dibaca sebagai simbol dukungan negara terhadap keberadaan diri dan kelompok di belakangnya, kata Asep.

“Ini semacam politik untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mendapat dukungan horisontal, tapi juga dukungan oleh negara,” kata Asep Salahudin.

Adapun peristiwa jabatan tangan Ahok dengan Raja Salman, demikian Asep, dapat dibaca sebagai klarifikasi secara simbolis atas tuduhan penistaan agama atas dirinya.

“Karena, bagaimanapun sudut pandang bangsa Indonesia terhadap Arab Saudi itu sangat luar biasa. Dan baik Rizieq maupun Ahok ingin mendapatkan simpati massa sebanyak mungkin,” tandasnya. (Sumber: bbc indonesia)

Check Also

Terdakwa Ijazah Palsu Dituntut 9 Tahun Denda 1 Miliar

Jakarta, sketsindonews – Kuasa hukum korban ijazah palsu yang diterbitkan Sekolah Tinggi Injili Arastamar atau …

Watch Dragon ball super