Home / Artikel / Rakor 3 Pilar Cempaka Putih, Lakukan Deteksi Dini Lebih Cepat

Rakor 3 Pilar Cempaka Putih, Lakukan Deteksi Dini Lebih Cepat

Jakarta, sketsindonews – Antisipasi sistem Kantibmas menghadapi kekinian persoalan kerawanan jelang Ramadhan hingga issu ketahanan masyakakat dalam forum silaturahim antar 3 pilar di laksanakan dalam rangka membangun koordinasi antisipatif dan layanan antara pemerintah dan warga sipil.

Pertemuan ini mengandung 3 maksud dan tujuan selain menjaga wilayah menghadapi bulan suci ramadhan 1439 H dan situasi kekinian.

Pertama, peningkatan koordinasi 3 pilar bersama warga masyarakat guna menjaga nilai tatanan selain melakukan peran pengawasan kerawanan.

rakor3pilar.cemp.putih.warga.doc

Kedua, peran masyarakat terkait Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games 2018 perlunya masyarakat untuk ikut mensusekan.

Ketiga, agar koordinasi dan menjagaan preventive wilayah terkait titik rawan agar masyarakat juga berperan terhadap maping daerah rawan, ujar Andri Ferdian Camat Cempaka Putih dalam pertemuan bersama elemen organisasi dan masyarakat di lantai 4 Kecamatan Cempaka Putih. (14/5)

“Kita minta warga meningkatkan siskamling. Dan mengajak warga agar tidak melakukan beduk keliling dan juga tidak menggunakan petasan,” tandasnya.

Lanjutnya, untuk meminimalisir dan mengantisipasi tawuran. Pihak nya akan mendirikan posko terpadu diantaranya terletak di Pasar Genjing, Pramuka Sari I, Pangkalan asem dan Mardani Raya dan posko gotong royong yang didirikan di Jalan Murday RW 10 dengan swadaya, terang Andri.

Secara bersamaan Danramil Cempaka Putih Mayor Inf Yachya Wisnu menjelaskan, rakor antara 3 pilar dengan elemen masyarakat sebagai forum bertukar pikiran dan pelaporan tentang situasi terkini yang terjadi serta upaya yang dilakukan dalam rangka tindakan preventif, ujarnya.

Khusus menyambut bulan suci ramadhan dan perkembangan teror yg terjadi di wilayah indonesia harus kita sikapi bersama warga masyarakat.

“Pihaknya mengajak masyarakat untuk meningkatkan deteksi dini terhadap lingkungan sekitar untuk melapor cepat apa yang dilihat dan apa yang menjadi sebuah instabilitas laporkan kepada pihak aparat yang berwenang untuk bisa di ambil langkah antisipasi cepat baik itu berupa orang asing, tawuran, bermain petasan, perampokan rumah, begal sehingga bisa tercipta situasi yang kondusif dalam melaksanakan ibadah selama bulan ramadhan”, ucap Yachya.

Harapannya rapat ini bisa menghimpun masukan dan aspirasi langsung dari masyarakat secara langsung sehingga bisa di ambil langkah preventif maupun represif oleh kepolisian maupun koramil bekerjasama dengan gerakan partisipatif komponen masyarakat, tandasnya.

reporter : inong

Check Also

Calon Kuat Peganti Sandiaga, M Taufik Menguat Sebagai Wagub DKI

Jakarta, sketsindonews – Para Aktifis Jakarta telah menduga pertarungan di DPRD DKI peganti Wagub Sandiaga …

Watch Dragon ball super