Back

Media Terpercaya

Rapimgab Alot, Isu Money Politik Dukungan Cawagub Terkait Logistik Calon

Jakarta, sketsindonews – Posisi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Provinsi DKI Jakarta masih menjadi teka – teki antar Fraksi DPRD DKI selain dua nama cawagub terus menjadi perdebatan publik, siapa mendampingi Gubernur Anies Baswedan yang telah menjabat 3 tahun.

Molornya posisi cawagub DKI hingga saat ini mekanisme di DPRD terus menjadi hambatan karena belum adanya mekanisme dalam aturan menjadi payung hukum tata cara pemilihan.

Menurut politisi PKS Ismail dari Komisi B saat hadir dalam acara Musrenbang Kecamatan Senen mengatakan, bahwa Fraksi PKS akan mendukung kader PKS Normasyah Lubis itu sudah menjadi kewenangan Fraksi PKS.

Diketahui ada dua calon Cawagub DKI untuk digodok Di DPRD DKI Jakarta selain kader PKS dan Partai Gerindra A. Riza untuk bersaing dalam aturan mekanisme paripurna DPRD.

“Hambatan ini nanti akan dibahas dalam Rapimgab (Rapat Pimpinan Gabungan) lintas fraksi selain bertugas nantinya menyusun alat kelengkapan Tata Tertib pemilihan serta rapat paripurna,” ujarnya, senin (17/02/20).

Terkait isu “money politik” atau logistik tentunya menjadi permainan dukungan cawagub Ismail mengatakan, kalo ada indikasi itu karena pertimbangan lain dalam menyamakan visi cawagub dalam mendorong yang bisa diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam program visi Gubernur.

“Itukan bersifat tekhnis karena tertundanya Rapimgab sehingga ini ada terkesan adanya unsur memperlambat tempo selain loby – loby antar fraksi secara eksternal, itu hal biasa dalam politik,” tandas Ismail.

Secara terpisah menurut Amir Hamzah dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) beberapa waktu lalu kepada sketsindonews mengatakan, dalam kaitan ini kenapa DPRD menunda begitu lama ini kan terkait dengan lobby politik antar Fraksi. “Kalo ada indikasi kaitan money politik bisa saja terjadi dalam lintas fraksi di DPRD dalam merancang tata cara pemilihan cawagub,” ucapnya.

Fraksi PKS Dan Fraksi Gerindra dalam menguatkan calon keduanya mereka harus melakukan komunikasi politik, dan dicelah mana dalam penyusunan tatib ini kan bisa berjalan alot selain menjadi celah terkait dukungan di DPRD.

“Lintas Partai perlu pendekatan lobby dalam memutuskan siapa layak menjadi cawagub antar keduanya untuk melakukan dikungan Fraksi terbesar dan Fraksi lain punya hak sama untuk mengatur ritme termasuk logistik,” tutup Amir.

(Nanorame)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.