Home / Artikel / Reformasi Bukan Gerakan Amien Rais, Ini Murni Gerakan Rakyat dan Mahasiswa

Reformasi Bukan Gerakan Amien Rais, Ini Murni Gerakan Rakyat dan Mahasiswa

Jakarta, Sketsindonews – Aktivis 98 menolak rencana pemberian gelar kepada Amien Rais sebagai bapak reformasi yg mau di lakukan pihak BEM UI, BEM SI, BEM NUS. Mahasiswa harus banyak belajar dan cari tau dulu seperti sejarah pergerakan 98, jangan dapat info yang tidak benar.

Amien Rais dinilai tidak pantas menerima gelar itu karena tidak terjun langsung saat peristiwa Mei 1998 baik pula memobilisasi gerakan.

“Selama ini masyarakat tahunya pergerakan 1998 itu dimotori oleh Amien Rais.

Itu sangat Itu keliru,” kata aktivis 98 Wahab Talaohu kepada wartawan kemaren(17/4)

Menurutnya, pergerakan Mei 98 adalah merupakan murni gerakan mahasiswa yang ingin menurunkan presiden Soeharto saat itu yang sudah 32 tahun berkuasa.

“Jadi siapa Amien Rais. Dia tidak terlibat dilapangan dalam aksi itu. Jadi kami menolak jika Amien Rais akan diberikan sebagai bapak reformasi,” ujar Wahab yang juga pendiri Forkot dan Famred ini

Wahab tokoh Forkot mengaku memang sdh mendengar adanya upaya sejumlah kelompok yang akan memberikan penghargaan sosok Amien Rais tapi dengan tidak memanfaatkan adik adik mahasiswa yang tidak tahu akan sejarah 98.

“Namun kami menghimbau kepada pihak-pihak yang akan memberikan gelar agar mengurungkan niatnya,” ujar Wahab tegas.

Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena :

Pertama, Amien tidak terlibat secara total dalam gerakan reformasi 1998, karena Amien hanya terlibat dalam gerakan pemakljulan Suharto.

Kedua, Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena beliau mendukung Habibie pasca jatuhnya Suharto padahal gerakan reformasi artinya gerakan menolak rezim orde baru (Suharto – Habibie) sebagai paket dari sebuah sistim yang sangat korup, sistim yang menindas yang harus ditolak.

Ketiga, Saat gerakan reformasi diperjuangkan kami dihadapkan dengan Pam Swakarsa (sipil yg dipersenjatai) Amien tidak membela kami justru diam ketika terjadi kekerasan terhadap mahasiswa pada saat itu.

empat, Amien waktu menjabat sebagai ketua MPR beliau juga menolak tragedi kemanusiaan seperti kasus Trisakti semanggi1 dan 2 sebagai kejahatan HAM berat maka beliau tidak pantas diberi gelar tokoh Reformasi.

Padahal tragedi kemanusiaan itulah yang melahirkan reformasi, intinya Amien tidak pernah berdarah darah bahkan kami tolak saat pendudukan DPR/ MPR pada bulan Mei.

Kami meminta kepada adik-adik mahasiwa yakni BEM untuk membatalkan niatnya untuk memberikan gelar bapak reformasi kepada Amien Rais, sebab sesungguhnya dia bukanlah tokoh reformasi seperti yang dibayangkan.

Saya yakin dan percaya adik-adik mahasiswa ini memiliki keterbatasan referensi sejarah terkait pergerakan 98 yang menghasilkan yang namanya agenda besar reformasi, reformasi yang kita nikmati pada saat sekarang adalah hasil dari perjuangan gerakan mahasiswa 98 dimana dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri harus ditebus dengan darah, nyawa dan bahkan terjadi penghilangan terhadap kawan-kawan mahasiswa 1998 baik di Jakarta maupun di daerah.

Amien sendiri tidak pernah berdarah -darah dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri, Amien tidak pernah bersama dengan kawan-kawan di lapangan kecuali pada bulan Mei itu pun ditolak oleh kami mahasiswa pada saat itu karena Amien mencoba melakukan klaim seolah-olah gerakan pada saat itu merupakan gerakan yang di konsolidasikan oleh pihaknya.

Padahal itu adalah kekuatan moral yang sebetulnya sudah kami bangun sejak lama, kami tolak beliau di DPR dan terbukti Amien Rais sendiri bukanlah tokoh reformis.

Dalam reformasi itu sendiri adalah menolak rezim orde baru itulah reformasi total. Menolak rezim orde baru artinya menolak Soeharto dengan kroni-kroninya termasuk kami menolak pak Habibie pada saat itu.

Karna menurut kami Habibie adalah perpanjangan tangan dari Soeharto maka dia bagian dari rezim orde baru yang harus di tolak oleh gerakan mahasisa pada saat itu.

Kami mahasiswa yang bergerak pada saat itu baik di Jakarta maupun di daerah kami tidak berani melakukan klaim sejarah sebagai tokoh reformasi soal Amien Rais sesungguhnya pak amin telah melakukan aborsi reformasi bukan sebagai tokoh reformasi.

Wahab juga menegaskan soal Adili Soeharto dan kroni kroni nya serta usut pelanggaran HAM sebagai agenda reformasi tidak pernah menjadi prioritas Amien Rais.
Hingga saat ini kami para reformasi tidak pernah mengklaim dia (red. Amien Rais) sebagai bapak reformasi atau pejuang hebat reformasi.

Karena gerakan eformasi adalah murni gerakan rakyat dan mahasiswa bukan sosok yang gerakan Amien Rais, ” ucap Wahab menutupi pembicaraannya.

reporter : inong

Check Also

Luka Terus Menyala Discripsi Ramadhan

Sahur Hari Ketujuh Jakarta, sketsindonews – Sahur di hari 7 di bulan Ramadhan 1439 H …

Watch Dragon ball super