Back

Media Terpercaya

Rencana Pembangunan Gedung Kejaksaan Agung Disoal

Jakarta, sketsindonews – Pasca terbakarnya gedung utama Kejaksaan Agung pada medio Agustus lalu yang melumat seisi gedung berlantai enam. Kondisinya saat ini sangat memperihatinkan. Bak pohon dimakan rayap: kering kerontang.

Teranyar, pihak Kejaksaan Agung rencananya bakal membangun kembali kantor kebanggan korps adhyaksa senilai Rp400 milar. Sebab pembangunan gedung merupakan keniscayaan serta menunjukan kewibawaan negara dalam hal penegakan hukum.

Sayangnya niatan baik itu tak semulus rencana. Gara-garanya hanya soal anggaran pembangunan. Sebab lembaga hukum itu akan rentan menjadi sasaran tembak kepentingan. Lantaran korps adhyaksa bukan ahli yang dapat menentukan pernilaian sebuah bangunan.

“Seyogyanya tidak perlu bicara soal anggaran, karena akan rentan menjadi sasaran tembak kepentingan. Sebab kejaksaan bukan ahlinya,” ujar Advokat Hartono Tanuwidjaja kepada sketsindonews.com, Rabu (16/9/20) sore.

Menurut dia, semestinya Kejaksaan hanya perlu mengajukan permintaan pembanguan kepada negara, tanpa harus menyebutkan nilai. “Jadi tidak perlu cawe-cawe,” imbuh alumnus Universitas Padjajaran.

Apalagi kata pria penyuka olahraga tinju, dimasa pandemi ini akan beragam aneka kepentingan pribadi menghampiri kantor yang berlamat di Jalan Sultan Hasanuddin No 1 Jakarta Selatan.

“Jangan sampai para pemangku kebijakan di kejaksaan akan terciprat masalah hukum. Sebab khalayak kini tengah menilai peran oknum jaksa dalam kasus terpidana Djoko Tjandra,” tutup Hartono.

(Sofyan Hadi)

About the Author /

Pimpinan Perusahaan SketsIndo Juni 2016.