Home / Tak Berkategori / Sang Ustad Di vonis 16 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Majelis Hakim Ragu
Kuasa Hukum Terdakwa Timbul, SH dengan rekannya saat mendampingi terdakwa dalam persidangan.

Sang Ustad Di vonis 16 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Majelis Hakim Ragu

Jakarta, sketsindonews – Sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Zaelani di gelar kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan agenda pembacaan putusan,Selasa (31/1).

Dimana dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aria, SH menuntut terdakwa dengan tuntutan 20 tahun penjara.

Baca juga: Di Duga, Polisis Salah Tangkap Dalam Kasus Pembunuhan Sumini

Jaksa menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana, serta pertimbangan Jaksa yang memberatkan terdakwa adalah kejadian tersebut menimbulkan luka yang mendalam bagi keluarga korban. “erbuatan terdakwa tergolong sadis dan terdakwa berbelit-belit tidak mengakui  perbuatannya dalam persidangan,” ujarnya di hadapan Majelis Hakim Hermawansyah, SH

Dalam amar putusan yang di bacakan Majelis Hakim Hermawansyah diputuskan bahwa terdakwa Zaelani di vonis selama 16 tahun penjara di kurangi masa tahanan.

Baca juga: 3 Hal Janggal Dalam Pembunuhan Sumini

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum terdakwa Timbul Jaya, SH menganggap bahwa Majelis Hakim ragu. “Sepertinya Majelis Hakim yang memeriksa perkara Terdakwa Zaelani Spd. I Bin H. Gozali Nawawi merasa ragu terhadap putusannya dikarenakan putusan tersebut berbeda dari Tuntutan Jaksa,” ujarnya usai mengikuti persidangan.

“Namun terhadap putusan tersebut, Kami selaku Kuasa Hukum Jaelani Spd.  I Bin H. Gozali Nawawi sangatlah Kecewa dikarenakan Majelis Hakim dalam putusan tersebut tetap menggunakan Keterangan Terdakwa.padahal Terdakwa sudah menolak keterangannya pada saat di BAP Polisi,” ungkapnya.

Padahal, menurutnya terdakwa telah menerangkan bahwa pengakuan dirinya dalam BAP maupun Rekaman dikarenakan adanya dugaan ancaman, yakni Istri dan Anaknya akan dibunuh dan dibuang ke laut apabila Terdakwa tidak mengikuti kemauan/keinginan Mereka.

Baca juga: Pembunuhan Sumini, Terdakwa: Saya Di Ancam Di Bunuh dan Di Buang Ke Laut

Lebih lanjut, diungkapkan bahwa bukti pisau yang digunakan untuk melakukan pembunuhan terhadap korban juga tidak dapat dibuktikan oleh Penyidik dalam persidangan.

“Namun Hakim Pengadilan yang memeriksa perkara tersebut tidak mempertimbangkan. Bukti pakaian Terdakwa yang digunakan pada hari Rabu tgl 8 – 9 Juni 2016, sudah di buktikan bahwa pakaian Terdakwa telah diperlihatkan dalam persidangan,” papar Timbul.

Timbul juga menambahkan bahwa hasil laboraturium terhadap potongan jari kuku kiri dan kanan tangan serta jaket terdakwa juga tidak dipertimbangkan oleh Majelis Hakim, pada hal hasil Lab tersebut kesemuanya negatif.

Serta dipaparkanlebih jauh terkait keberatannya terhadap putusan hakim yakni, tidak ada saksi mata yang melihat terjadinya pembunuhan tersebut, serta tidak ada saksi mata yang melihat korban berjalan bersama dan juga majelis tersebut tidak mempertimbangkan Saksi A De Charge yang telah dihadirkan dalam Persidangan.

“Maka Dengan dijatuhkan hukuman tersebut kepada Klien Kami, maka dengan ini Kami selaku Kuasa Hukum menyatakan Banding atas putusan hakim,” tutup Timbul. (@D2/eky)

Check Also

3 Lembaga Sepakat Putus Rantai Kejahatan Terhadap Anak

Jakarta, sketsindonews – Pemerhati anak Kak Seto, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Indonesia Child …

Watch Dragon ball super