Home / Artikel / Semut Jauh Terlihat Gajah di Pelupuk Mata Tak Nampak, Itulah PKL dan Parkir Liar

Semut Jauh Terlihat Gajah di Pelupuk Mata Tak Nampak, Itulah PKL dan Parkir Liar

Jakarta, sketsindonews – Kita mengenal istilah “semut jauh terlihat, gajah dipelupuk mata tak terlihat”, itulah PKL dan parkir liar yang marak di jalan dengan menempati kawasan bandar jalan untuk di biarkan, apalagi itu merupakan akses vital publik menuju kantor pelayanan Kecamatan dan Kelurahan.

Pantauan sketsindonews jalan Sumur Batu Raya Kemayoran Jakarta Pusat berbagai aneka makanan tersaji dari mulai cilok hingga kuliner semua ada dengan tenda dan gerobak, sepertinya gairah ekonomi tanpa aturan semakin meningkat tanpa memperdulikan estetika lingkungan dan kebersihan.

Taman menjadi rusak, pemasangan pot – pot menjadi sia – sia karena kalah menarik dengan berdirinya tenda dan gerobak merk beragam makanan, ditambah parkir yang berderet – deret di kuasai preman di biarkan

Menurut Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan pengguna jalan, terbentuknya pasar kaget karena sebuah kolaborasi oleh kepentingan oknum dengan alasan jalan ini tak vital bagi pengendara jalan dan itu masih terlewati kalopun macet resiko pengguna jalan, dengan pemaksaan warga bisa mengambil jalan alternatif untuk menuju jalan lain.(2/2)

Lambat laun menjadi kebiasaan walau oleh pemerintah dinyatakan illegal karena faktor kolaborasi dengan alasan orang wilayah bagi kegiatan ekonomi lokal.

“Jadi semut jauh terlihat, gajah dipelupuk mata tak terlihat”, sebuah istilah pepatah yang harus di simak oleh birokrat.”

Itulah berkembangnya pesatnya PKL, parkir liar di sebabkan Perda Tibum No.8 Tahun 2007 dan Perda No.12 Tahun 2012 Tentang perpakiran di lintas jalan di uji dalam prakteknya, tutup Yayat.

reporter : nanorame

Check Also

Festival Olahraga Rakyat Laksanakan Pembinaan Potensi Lokal

Celotebangnano, Sketsindonews – Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Jakarta Jakarta melalui Kasi Olahraga …

Watch Dragon ball super