Seruan Gubernur DKI Jakarta,Wadah Qurban Gunakan “Berongsong” Ramah Lingkungan

Jakarta, sketsindonews – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam surat edaran Nomor : 4 Tentang Pemotongan Hewan Qurban Tertanggal 23 Juli 2019 menyerukan kepada warga masyarakat Jakarta khususnya rumat muslim merayakan Idul Adha 1440 H dan potongan hewan diharapkan untuk menjaga nilai – nilai penjagaan limbah lingkungan serta penggunaan wadah qurban yang ramah lingkungan.

Walikota Jakarta Pusat Meghantara dalam menidak lanjuti seruan Gubernur telah meminta panitia qurban dilingkungan Tingkat Kota yang dikordinir Korpri untuk menyediakan sarana wadah qurban dengan bentuk “berongsong,” atau besek sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan, tukasnya.

“Berongsong ukuran 1 Kg sebanyak 1.500 pcs akan kita distribusikan sebagai wadah qurban untuk warga lingkungan serta pegawai Jakarta Pusat yang berhak menerima qurban.”

Dirinya meminta para Lurah Camat juga melakukan sosialisasi hal yang sama dilingkungan sesuai apa yang termaksud untuk mengenakan berongsong atau besek serta memperhatikan dampak limbah hasil penampungan hewan ataupun pemotongan untuk kembali di normalisasi, ucap Bayu.

Lurah Gondangdia Sosialisasi Wadah Qurban

Sementara Lurah Gondangdia Hari Ananda saat sosialisasi seruan Gubernur menyatakan, dirinya langsung meninjau titik lokasi keterkaitan pemotongan hewan di lingkungan warga.

Sosialisasi berongsong wadah tempat hewan qurban

“Plastic sudah dilarang tidak di gunakan sebagai wadah tempat distribusi daging kepada warga sehingga perlu alternatif untuk mengganti wadah.”

Dikauinya sosialisasi belum semua warga juga mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta karena pertimbangan stock penjualan berongsong atau besek memang sangat terbatas untuk di dapatkan warga, sehingga perlu waktu.

Sosilaisai ini kami langsung menemui Bapak Roelly selaku pengurus Masjid Cut Nya Dien dan pengelola Sarinah Bapak Harto serta beberapa lokasi lain sudah dihimbau untuk menggunakan wadah ramah Lingkungan.

Tapi hakekatnya warga mau memahami, mungkin kedepannnya peningkatan kesedian berongsong (besek) saat qurban di tahun mendatang konsep ramah lingkungan baru bisa di jalankan secara maksimal, ucap Hari.

Dilain pihak Harto dari pengelola Sarinah menyatakan, bahwa kehadiran sosialisasi oleh Lurah Gondangdia sungguh sangat bermanfaat bagi kelangsungan kedepan pihaknya mengenai tata cara qurban serta keterkaitan wadah qurban menjadi sangat baik bagi kelangsungan kesehatan penerima qurban

Kami akan gunakan Berongsong ini dalam peran serta kami dalam mendukung partisipasi gerakan ramah lingkungan di Hari Perayaan Idul Adha 1440 H. tutup Harto.

nanorame