Siap Tampung ISIS, Eks Presiden ISIS: HOAKS Tidak Benar Mereka Ingin Pulang

Jakarta, sketsindonews – Rencana pemulangan Kombatan Islamic State Of Iraq and Suriah (ISIS) terus menjadi pro dan kontra. Terakhir Presiden RI Joko Widodo telah memastikan untuk menolak kepulangan WNI Eks ISIS.

“Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya, kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak (bisa). Tapi masih dirataskan,” ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (05/02/20).

Sementara Eks Presiden ISIS Regional Indonesia, Chep Hernawan menyatakan siap menampung Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang benar-benar ingin pulang ke Tanah Air.

“Jika memang benar (ada yang ingin pulang), saya siap menampung kalau memang banyak yang menolak. Tapi kan itu jikalau ada yang pulang, tapi saya tidak yakin ada yang ingin. Karena mereka di sana hidup enak,” ujar Chep saat ditemui di rumahnya, Jalan Aria Wiratanudatar, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (14/02/20) seperti dikutip dari detik.com.

Chep mengungkapkan bahwa hingga saat ini, WNI yang berada di Suriah masih berkomunikasi dengannya.

“Masih komunikasi, tapi tidak tiap hari. Dan (mereka) tidak ada yang menyebutkan ingin pulang,” katanya.

Dia menduga kalau memang ada WNI eks ISIS yang pulang ke Tanah Air, itu berarti dibiayai oleh pihak tertentu.

“Jadi pertanyaan kalau memang ada yang ingin pulang, di sana mereka enak. Pendapatan juga besar, bisa kirim ke keluarga jutaan rupiah per bulannya,” tuturnya.

Chep, yang sempat menjadi Presiden ISIS selama empat tahun ini, mengomentari kaitan rencana pemulangan WNI eks pengikut ISIS. Namun Chep menegaskan WNI eks ISIS tidak akan pulang ke Tanah Air.

“Hoaks, tidak benar mereka ingin pulang. Mereka nyaman dan betah tinggal di sana. Mereka dapat penghasilan besar dan sejahtera di Suriah,” ucap Chep menegaskan.

(Eky)